Baterai Stasioner Jadi Fokus Investasi Besar, Mendorong Masa Depan Energi Bersih
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
05 Feb 2026
175 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Lunar Energy telah berhasil mengumpulkan lebih dari $500 juta untuk memperluas produksi baterai stasioner.
Baterai stasioner menjadi solusi yang semakin penting untuk menjaga kestabilan jaringan listrik.
Persaingan di industri penyimpanan energi semakin ketat dengan banyaknya investasi dari berbagai perusahaan.
Dalam beberapa tahun terakhir, baterai stasioner untuk penyimpanan energi rumah dan jaringan listrik semakin menarik perhatian di Amerika Serikat. Lunar Energy, sebuah perusahaan yang memproduksi baterai untuk rumah tangga, baru-baru ini berhasil mengumpulkan dana besar melalui dua putaran pendanaan. Hal ini menandakan bahwa investor sangat percaya dengan potensi baterai stasioner menghadapi tantangan energi saat ini.
Lunar Energy berencana meningkatkan produksi baterai dari 20.000 unit pada tahun ini menjadi 100.000 unit pada tahun 2028. Baterai yang mereka buat memiliki kapasitas 15 hingga 30 kilowatt-jam dan bisa digunakan tidak hanya untuk kebutuhan rumah, tetapi juga untuk membantu jaringan listrik dalam situasi puncak kebutuhan energi agar tetap stabil dan efisien.
Penggunaan baterai stasioner kini semakin penting karena jaringan listrik semakin terbebani oleh kebutuhan energi yang terus tumbuh, terutama karena permintaan dari data center dan kendaraan listrik. Berikutnya, software Virtual Power Plant (VPP) yang dikembangkan Lunar memungkinkan baterai ini Selain menyuplai listrik, juga membantu mengatur konsumsi energi secara pintar, termasuk mengendalikan charger EV dan peralatan lain.
Persaingan di industri baterai stasioner semakin ketat dengan hadirnya perusahaan besar seperti Tesla, Base Power, dan bahkan Ford yang mulai masuk ke sektor ini. Tesla juga menjalankan VPP dengan Powerwall-nya untuk rumah dan sudah mengekspansi bisnis penyimpanannya ke level industri. Hal ini menunjukkan bahwa penyimpanan energi menjadi bidang yang menjanjikan dan tengah berkembang cepat.
Meskipun masih relatif mahal dibandingkan pembangkit listrik berbahan bakar fosil, harga baterai terus menurun dengan cepat. Hal ini membuat baterai stasioner menjadi salah satu solusi potensial untuk menggantikan pembangkit listrik puncak yang biasanya lebih mahal dan polutif. Tren ini diprediksi akan semakin memperkuat posisi baterai stasioner sebagai pilar penting dalam sistem energi masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Agus Santoso (Ahli Energi Terbarukan Indonesia)
Pengembangan baterai stasioner yang terus meningkat menunjukkan langkah tepat dalam menyiapkan infrastruktur energi masa depan yang lebih stabil dan ramah lingkungan. Investasi yang besar dari berbagai perusahaan adalah bukti bahwa solusi ini sudah sangat relevan dan diperlukan untuk mengatasi tantangan jaringan listrik modern.
