Tinder Melawan Kelelahan Swipe dengan Fitur AI Chemistry di Australia
Courtesy of TechCrunch

Tinder Melawan Kelelahan Swipe dengan Fitur AI Chemistry di Australia

Mengurangi kelelahan pengguna akibat metode geser profil tradisional dengan memperkenalkan fitur berbasis AI yang lebih relevan dan personalisasi agar pengguna dapat menemukan pasangan yang lebih cocok dengan lebih efisien.

05 Feb 2026, 01.08 WIB
113 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Tinder memperkenalkan fitur AI baru bernama Chemistry untuk mengurangi kelelahan pengguna.
  • Perusahaan mengalami penurunan registrasi baru dan pengguna aktif, yang membuatnya perlu berinovasi.
  • Tinder berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan mengatasi masalah relevansi dan keaslian.
Australia - Tinder menghadapi masalah kelelahan pengguna karena metode geser profil yang membuat banyak orang merasa bosan dan tidak menemukan pasangan yang cocok. Untuk mengatasi hal ini, Tinder meluncurkan fitur baru berbasis kecerdasan buatan bernama Chemistry yang saat ini sedang diuji coba di Australia.
Fitur Chemistry menggunakan sistem tanya jawab dan dengan izin pengguna, mengakses Camera Roll di ponsel untuk mempelajari lebih dalam tentang minat dan kepribadian pengguna. Dengan cara ini, pengguna dapat melihat pilihan yang lebih relevan dan tidak perlu lagi menggeser banyak profil secara acak.
Pengenalan AI ini datang di tengah penurunan pengguna aktif dan pendaftaran baru Tinder serta penurunan pelanggan berbayar. Meskipun demikian, Tinder melihat sedikit perbaikan dalam kuartal terakhir yang diatributkan pada rekomendasi yang didukung AI dan eksperimen produk lainnya.
Selain Chemistry, Tinder juga menggunakan fitur seperti Face Check, teknologi verifikasi wajah yang membantu mengurangi interaksi dengan akun palsu lebih dari 50%. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan keaslian dan keamanan pengguna.
Untuk meningkatkan keterlibatan pengguna, Match berencana menginvestasikan 50 juta dolar dalam pemasaran Tinder, termasuk kampanye kreator di TikTok dan Instagram yang bertujuan untuk menjadikan Tinder 'keren lagi' terutama di kalangan Gen Z.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/04/tinder-looks-to-ai-to-help-fight-swipe-fatigue-and-dating-app-burnout/

Analisis Ahli

Andrew Chen
"Pendekatan Tinder yang berfokus pada AI dan personalisasi sangat menjanjikan, karena tren masa depan aplikasi kencan akan bergantung pada kecerdasan buatan yang meningkatkan pengalaman pengguna dan relevansi konten."

Analisis Kami

"Menggunakan AI untuk mengatasi swipe fatigue adalah langkah strategis yang tepat karena metode geser tradisional sudah mulai kehilangan daya tarik. Namun, keberhasilan fitur ini sangat bergantung pada seberapa akurat dan personal AI tersebut dalam memahami kebutuhan pengguna agar tidak malah menimbulkan rasa bosan baru."

Prediksi Kami

Implementasi AI yang lebih luas dan pemasaran yang agresif akan membantu Tinder meningkatkan keterlibatan pengguna dan membalik tren penurunan pengguna dalam beberapa kuartal ke depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa fitur baru yang diperkenalkan oleh Tinder?
A
Fitur baru yang diperkenalkan oleh Tinder adalah Chemistry.
Q
Di mana fitur Chemistry sedang diuji?
A
Fitur Chemistry sedang diuji di Australia.
Q
Apa tujuan dari fitur Chemistry?
A
Tujuan dari fitur Chemistry adalah untuk mengurangi kelelahan pengguna dalam mencari pasangan.
Q
Bagaimana Tinder berusaha mengatasi kelelahan pengguna?
A
Tinder berusaha mengatasi kelelahan pengguna dengan menggunakan rekomendasi yang didorong oleh AI dan fitur verifikasi.
Q
Apa yang direncanakan Tinder untuk pemasaran di tahun ini?
A
Tinder merencanakan untuk meningkatkan pemasaran dengan anggaran sebesar $50 juta, termasuk kampanye di TikTok dan Instagram.