
Courtesy of CNBCIndonesia
Waspada! Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem Terus Melanda Jakarta dan Sejumlah Wilayah Indonesia
Memberikan informasi terkini tentang kondisi cuaca ekstrem dan potensi hujan lebat di Indonesia serta imbauan keselamatan bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat dan berbahaya.
04 Feb 2026, 11.15 WIB
8 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Jakarta dan sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami hujan lebat akibat cuaca ekstrem.
- BMKG memberikan peringatan agar masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat.
- Faktor-faktor seperti Monsun Asia dan indeks Cold Surge berkontribusi pada peningkatan curah hujan.
Jakarta, Indonesia - Pada pagi hari Rabu, 4 Februari 2026, wilayah Jakarta diguyur hujan lebat yang menandai awal dari periode cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan. BMKG mengaitkan kondisi ini dengan dorongan angin utara yang melintasi ekuator dan aktivitas gelombang atmosfer yang aktif, terutama Monsun Asia.
Menurut informasi dari akun resmi PPID BMKG, sejumlah wilayah Indonesia mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan. Faktor utama yang menyebabkan cuaca ekstrem ini adalah penguatan aliran angin timur laut dari Asia ke wilayah maritim tropis, diikuti dengan indeks Cold Surge dan Cross Equatorial Northerly Surge yang kuat.
Selain itu, adanya gelombang Kelvin yang aktif di Samudra Hindia dari Barat Lampung hingga Pulau Jawa mempercepat pembentukan awan hujan dengan cakupan yang luas. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat termasuk Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan beberapa daerah lainnya.
Beberapa daerah juga diperkirakan akan menghadapi angin kencang dan petir. BMKG mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menghindari berada di tempat terbuka saat hujan petir serta menjauh dari pohon atau bangunan rapuh saat angin kencang terjadi. Keselamatan menjadi aspek penting selama cuaca buruk ini berlangsung.
Secara keseluruhan, kondisi atmosfer Indonesia menunjukkan tanda-tanda akan mengalami periode cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan banjir dan gangguan aktivitas sehari-hari. Pemerintah dan masyarakat disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan dan penerapan mitigasi bencana secara berkelanjutan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260204105601-37-708036/hujan-petir-hantam-jakarta-bmkg-keluarkan-peringatan-waspada
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260204105601-37-708036/hujan-petir-hantam-jakarta-bmkg-keluarkan-peringatan-waspada
Analisis Ahli
Dr. Ir. Agus Santoso (Meteorolog BMKG)
"Penguatan Monsun Asia dan gelombang Kelvin menunjukkan adanya pergeseran pola atmosfer yang membutuhkan perhatian ekstra karena dapat memperpanjang periode cuaca ekstrem di Indonesia."
Prof. Dian Handayani (Ahli Klimatologi Universitas Indonesia)
"Interaksi antara Cold Surge dan CENS menciptakan kondisi yang mempercepat pembentukan awan hujan intens, sehingga perlu penanganan jangka panjang dalam mitigasi perubahan iklim dan cuaca di Indonesia."
Analisis Kami
"Fenomena Monsun Asia yang diperkuat dengan gelombang atmosfer aktif memang menjadikan Indonesia rawan mengalami cuaca ekstrem, apalagi dengan posisi geografisnya yang strategis namun rentan. Masyarakat dan pemerintah harus meningkatkan kesiapsiagaan dan sistem mitigasi bencana serta komunikasi publik agar risiko dampak buruknya bisa diminimalisir secara efektif."
Prediksi Kami
Cuaca ekstrem dengan hujan lebat dan angin kencang kemungkinan besar akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, berpotensi menyebabkan banjir dan gangguan aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menyebabkan cuaca ekstrem di Jakarta pada 4 Februari 2026?A
Cuaca ekstrem di Jakarta disebabkan oleh dorongan angin utara lintas ekuator dan gelombang atmosfer aktif di tengah Monsun Asia.Q
Wilayah mana saja yang diprediksi akan mengalami hujan lebat?A
Wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat termasuk Jakarta, Jabar, Jateng, Yogyakarta, dan NTT.Q
Apa yang dimaksud dengan indeks Cold Surge?A
Indeks Cold Surge adalah indikator yang menunjukkan adanya aliran udara dingin yang dapat mempengaruhi pembentukan awan hujan.Q
Apa saran BMKG kepada masyarakat selama cuaca buruk?A
BMKG menyarankan masyarakat agar waspada dan menghindari berada di area terbuka saat hujan petir serta menjauhi pohon atau bangunan yang rapuh saat angin kencang.Q
Apa faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika atmosfer saat ini?A
Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika atmosfer saat ini antara lain aktivitas Monsun Asia, indeks Cold Surge, dan aktifnya Gelombang Kelvin.




