
Courtesy of TechCrunch
OpenAI Hadirkan Aplikasi Codex macOS dengan Agen AI Pintar untuk Coding Cepat
Memperkenalkan aplikasi macOS baru untuk Codex yang mengintegrasikan praktik pengembangan agenik terbaru, dengan harapan dapat memberikan pengalaman pengkodean yang lebih fleksibel dan cepat, sehingga dapat bersaing dan bahkan melampaui aplikasi serupa seperti Claude Code dalam produktivitas dan kecanggihan.
03 Feb 2026, 01.19 WIB
93 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pengembangan perangkat lunak semakin dipengaruhi oleh penggunaan agen AI yang dapat bekerja secara mandiri.
- Aplikasi Codex baru dari OpenAI menawarkan berbagai fitur yang meningkatkan kolaborasi manusia-AI.
- Model GPT-5.2 diharapkan dapat menarik pengguna dari aplikasi pesaing dengan kemampuannya yang lebih baik dalam pemrograman.
San Francisco, Amerika Serikat - AI kini semakin mengubah cara perangkat lunak dibuat dengan agen AI yang bisa bekerja mandiri dalam mengerjakan tugas coding. OpenAI dan perusahaan lain berlomba menghadirkan aplikasi yang memudahkan pengembang dalam berkolaborasi dengan AI. Tren ini dikenal sebagai pengembangan perangkat lunak agentik, di mana agen AI mengambil alih sebagian besar pekerjaan rutin pemrograman.
OpenAI baru saja meluncurkan aplikasi Codex untuk macOS yang dirancang untuk bekerja dengan banyak agen AI sekaligus. Aplikasi ini dibangun dengan teknologi GPT-5.2-Codex, model pengkodean paling mutakhir yang diluncurkan beberapa minggu lalu. Aplikasi ini membawa berbagai fitur baru yang memudahkan pengembang mengatur automasi dan memilih kepribadian agen yang cocok dengan gaya kerja mereka.
Meski GPT-5.2 menduduki peringkat teratas dalam tes TerminalBench, skor agen dari kompetitor seperti Claude Opus dan Gemini 3 tidak jauh berbeda. Ini menunjukkan bahwa kualitas pengalaman pengguna dan kemampuan agentik sangat menentukan, tidak hanya kekuatan model AI semata. Penggunaan aplikasi agentik dalam pengkodean nyata masih sulit dinilai dengan tepat lewat benchmark standar.
Fitur utama aplikasi Codex termasuk kemampuannya menjalankan automasi secara otomatis dan menyimpan hasilnya untuk ditinjau kemudian. Pengguna dapat memilih kepribadian agen yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari yang sangat pragmatis hingga lebih empatik. Hal ini memungkinkan AI berinteraksi lebih personal sehingga meningkatkan produktivitas pengembang.
CEO OpenAI, Sam Altman, percaya bahwa aplikasi Codex dapat mempercepat proses pengembangan perangkat lunak dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia menyatakan bahwa batas pembangunan perangkat lunak kini hanya secepat pengguna mengetikkan ide mereka. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pengembang bisa menciptakan perangkat lunak yang kompleks namun selesai dalam hitungan jam.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/02/02/openai-launches-new-macos-app-for-agentic-coding/
[1] https://techcrunch.com/2026/02/02/openai-launches-new-macos-app-for-agentic-coding/
Analisis Ahli
Andrej Karpathy
"Integrasi multi-agen pada aplikasi pengembangan perangkat lunak adalah langkah maju yang memungkinkan AI untuk menangani tugas kompleks secara paralel, membuka peluang kerja sama manusia dan mesin yang lebih produktif."
Fei-Fei Li
"Menerapkan kepribadian berbeda pada agen AI bisa menjadi terobosan dalam membuat AI lebih adaptif terhadap kebutuhan dan gaya kerja individual pengguna."
Analisis Kami
"Peluncuran Codex ini menandai langkah penting bagi OpenAI dalam menggabungkan kecanggihan model AI dengan antarmuka pengguna yang lebih ramah dan fleksibel, yang mana akan sangat mempercepat proses coding. Namun, persaingan dengan aplikasi lain seperti Claude Code menunjukkan bahwa kualitas pengalaman pengguna dan integrasi fitur agentik lebih penting daripada sekadar kekuatan model AI."
Prediksi Kami
Dengan adanya aplikasi Codex macOS yang menggabungkan model GPT-5.2 dan fungsi agenik, kita akan melihat percepatan besar dalam pengembangan perangkat lunak yang lebih kompleks dan personalisasi pengalaman pengguna sesuai gaya kerja, sehingga mengubah cara pengembang berkolaborasi dengan AI.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang dimaksud dengan pengembangan perangkat lunak agenik?A
Pengembangan perangkat lunak agenik adalah sistem di mana agen AI dapat bekerja secara independen pada tugas pemrograman.Q
Apa fitur baru yang diperkenalkan dalam aplikasi Codex oleh OpenAI?A
Fitur baru dalam aplikasi Codex mencakup automasi yang dapat dijadwalkan dan pilihan kepribadian untuk agen.Q
Mengapa OpenAI meluncurkan aplikasi Codex untuk macOS?A
OpenAI meluncurkan aplikasi Codex untuk macOS untuk mengintegrasikan praktik agenik yang populer dan meningkatkan fleksibilitas antarmuka.Q
Apa keunggulan dari model GPT-5.2 dibandingkan model lainnya?A
Keunggulan model GPT-5.2 terletak pada kemampuannya yang lebih kuat untuk menangani pekerjaan yang kompleks.Q
Bagaimana performa GPT-5.2 dibandingkan dengan model lain seperti Gemini 3 dan Claude Opus?A
Performa GPT-5.2 menunjukkan hasil yang baik di TerminalBench, meskipun ada model lain seperti Gemini 3 dan Claude Opus yang memiliki skor sebanding.
