BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jabodetabek 1-5 Februari 2026
Courtesy of CNBCIndonesia

BMKG Prediksi Hujan Lebat Landa Jabodetabek 1-5 Februari 2026

Menginformasikan prediksi cuaca di wilayah Jabodetabek untuk beberapa hari ke depan agar masyarakat tetap waspada dan dapat mengambil langkah antisipasi terhadap potensi hujan sedang hingga lebat, serta dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

01 Feb 2026, 10.15 WIB
134 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Cuaca di Jabodetabek diprediksi akan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada awal Februari 2026.
  • La Nina lemah dapat meningkatkan curah hujan di Indonesia, mempengaruhi kondisi cuaca secara keseluruhan.
  • Siklon Tropis 98P dapat menyebabkan cuaca ekstrem di beberapa wilayah, termasuk hujan lebat dan angin kencang.
Jakarta, Indonesia - BMKG mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek selama 1 hingga 5 Februari 2026. Dalam periode ini, diperkirakan wilayah Jabodetabek akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Meskipun hujan berlangsung selama lima hari, intensitas hujan lebat hingga sangat lebat hanya diprediksi terjadi pada tanggal 1 Februari 2026.
Curah hujan yang terjadi dipengaruhi oleh kondisi atmosfer global dan regional, termasuk fenomena La Nina lemah dan aktivitas monsun Asia yang masih berlangsung hingga awal Februari. BMKG juga menyebutkan keberadaan bibit siklon tropis 98P di sekitar Australia yang mempengaruhi cuaca di wilayah Indonesia bagian selatan dan timur seperti NTT dan Maluku Barat Daya.
Pada tiap hari, BMKG memberikan rincian wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Wilayah yang terdampak bervariasi, meliputi berbagai kota dan kabupaten di Jabodetabek serta Kepulauan Seribu. Peringatan ini penting bagi masyarakat agar dapat mempersiapkan diri menghadapi cuaca tidak menentu.
Selain itu, BMKG juga menginformasikan potensi gelombang laut tinggi yang bisa mencapai 4 meter di beberapa perairan Indonesia, yang terkait dengan aktivitas siklon tropis di sekitar Australia. Hal ini penting untuk keselamatan pelayaran dan aktivitas perikanan di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, laporan ini menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap curah hujan yang bisa menyebabkan genangan dan potensi bencana terkait cuaca buruk. Pemahaman masyarakat terhadap faktor-faktor penyebab hujan dan informasi resmi BMKG dapat membantu mengurangi risiko dan dampak negatif dari cuaca ekstrem.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260201100023-37-707059/waspada-jakarta-diguyur-hujan-sangat-lebat-cek-peringatan-bmkg

Analisis Ahli

Dr. Agus Santoso (Meteorologi)
"Penguatan La Nina lemah memang memberikan suplai uap air berlebih yang meningkatkan potensi hujan, khususnya di wilayah timur Indonesia. Pemantauan bibit siklon tropis juga penting untuk prediksi cuaca ekstrem yang bisa menimbulkan risiko banjir dan gelombang tinggi."
Prof. Maya Dewi (Klimatologi)
"Aktivitas monsun Asia yang masih persisten dan fenomena CENS memegang peranan signifikan dalam pembentukan hujan lebat di Indonesia bagian selatan dan barat. Sinergi antara faktor global dan lokal wajib terus dipantau untuk mitigasi bencana yang lebih efektif."

Analisis Kami

"Prediksi cuaca dari BMKG ini telah cukup akurat dalam mengkaitkan faktor-faktor global dan regional yang memengaruhi cuaca Indonesia, sehingga masyarakat dapat lebih siap menghadapi curah hujan yang meningkat. Namun, ada kebutuhan untuk komunikasi yang lebih interaktif dan berbasis teknologi agar peringatan dini semakin jelas dan cepat menjangkau warga di area risiko tinggi."

Prediksi Kami

Cuaca di Jabodetabek kemungkinan masih akan terus berfluktuasi dengan hujan sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan, namun intensitas ekstrim seperti hujan sangat lebat akan berkurang setelah 1 Februari 2026, sementara wilayah lain di Indonesia bagian selatan dan timur berpotensi mengalami hujan disertai angin kencang akibat bibit siklon tropis.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diprediksi BMKG untuk cuaca Jabodetabek pada 1-5 Februari 2026?
A
BMKG memprediksi cuaca di Jabodetabek akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada 1 Februari 2026.
Q
Apa itu fenomena La Nina dan bagaimana pengaruhnya terhadap cuaca di Indonesia?
A
La Nina adalah fenomena iklim yang dapat meningkatkan curah hujan di Indonesia, termasuk di Jabodetabek, dengan kondisi saat ini adalah La Nina lemah.
Q
Apa yang terdeteksi BMKG mengenai Siklon Tropis 98P?
A
BMKG mendeteksi bahwa Bibit Siklon Tropis 98P mulai terbentuk dan dapat menyebabkan hujan sedang-lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Q
Wilayah mana saja yang diprediksi akan mengalami hujan lebat?
A
Wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan lebat adalah Jakut, Jakbar, dan Kep. Seribu.
Q
Apa saja faktor yang mempengaruhi cuaca di Indonesia menurut laporan BMKG?
A
Cuaca di Indonesia dipengaruhi oleh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal, termasuk fenomena El Niño dan aktivitas monsun Asia.