TLDR
Masalah black screen of death diakibatkan oleh pembaruan keamanan yang tidak terinstal dengan benar. Microsoft mengakui bahwa perbaikan yang ada tidak dapat memperbaiki PC yang sudah tidak bisa boot. Pengguna disarankan untuk memeriksa status pembaruan Windows mereka untuk menghindari masalah lebih lanjut. Microsoft baru saja mengonfirmasi bahwa pembaruan keamanan wajib bulan Januari menyebabkan beberapa PC mengalami crash dan muncul layar hitam yang dikenal sebagai 'black screen of death'. Masalah ini terutama terjadi pada PC komersial yang gagal memasang update Desember 2025 dan kemudian mengalami rollback, membuat perangkatnya dalam kondisi tidak baik.Kondisi ini menyebabkan perangkat tidak bisa melakukan booting jika mencoba memasang update selanjutnya. Microsoft mengatakan sedang mengembangkan solusi parsial untuk mencegah perangkat baru masuk ke kondisi error ini, tapi tidak bisa memperbaiki perangkat yang sudah tidak bisa booting.Jika PC Anda terdampak, maka Anda harus memulihkannya secara manual menggunakan Windows Recovery Environment. Pesan error yang muncul adalah UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME, yang artinya perangkat gagal mengakses bagian sistem operasi yang penting untuk booting.Masalah ini terjadi pada PC yang menggunakan Windows 11 dengan pembaruan KB5074109 versi Build 25H2 dan 24H2. Kabar baiknya, sebagian besar pengguna rumahan tidak terpengaruh, sehingga dampaknya lebih ke pengguna bisnis dan komersial.Januari nampaknya menjadi bulan yang sulit bagi pengguna Windows, dengan berbagai masalah update, peringatan, dan kegagalan aplikasi. Microsoft berharap bulan berikutnya bisa memberikan pengalaman yang lebih baik tanpa gangguan besar.
Situasi ini menunjukkan bahwa kualitas pengujian update Microsoft perlu diperketat agar tidak menimbulkan gangguan besar pada pengguna, terutama PC komersial yang kritikal. Kebijakan rollback yang tidak kuat menambah kompleksitas masalah, sehingga Microsoft harus segera menghadirkan solusi penuh untuk mencegah kerusakan permanen pada perangkat.