Update Windows Januari Picu PC Crash, Microsoft Beri Peringatan Penting
Courtesy of Forbes

Update Windows Januari Picu PC Crash, Microsoft Beri Peringatan Penting

Memberikan informasi dan peringatan kepada pengguna Windows agar waspada terhadap masalah booting yang dapat terjadi akibat update keamanan terbaru, serta menjelaskan solusi dan keterbatasan perbaikannya.

29 Jan 2026, 16.10 WIB
129 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Masalah black screen of death diakibatkan oleh pembaruan keamanan yang tidak terinstal dengan benar.
  • Microsoft mengakui bahwa perbaikan yang ada tidak dapat memperbaiki PC yang sudah tidak bisa boot.
  • Pengguna disarankan untuk memeriksa status pembaruan Windows mereka untuk menghindari masalah lebih lanjut.
Redmond, Amerika Serikat - Microsoft baru saja mengonfirmasi bahwa pembaruan keamanan wajib bulan Januari menyebabkan beberapa PC mengalami crash dan muncul layar hitam yang dikenal sebagai 'black screen of death'. Masalah ini terutama terjadi pada PC komersial yang gagal memasang update Desember 2025 dan kemudian mengalami rollback, membuat perangkatnya dalam kondisi tidak baik.
Kondisi ini menyebabkan perangkat tidak bisa melakukan booting jika mencoba memasang update selanjutnya. Microsoft mengatakan sedang mengembangkan solusi parsial untuk mencegah perangkat baru masuk ke kondisi error ini, tapi tidak bisa memperbaiki perangkat yang sudah tidak bisa booting.
Jika PC Anda terdampak, maka Anda harus memulihkannya secara manual menggunakan Windows Recovery Environment. Pesan error yang muncul adalah UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME, yang artinya perangkat gagal mengakses bagian sistem operasi yang penting untuk booting.
Masalah ini terjadi pada PC yang menggunakan Windows 11 dengan pembaruan KB5074109 versi Build 25H2 dan 24H2. Kabar baiknya, sebagian besar pengguna rumahan tidak terpengaruh, sehingga dampaknya lebih ke pengguna bisnis dan komersial.
Januari nampaknya menjadi bulan yang sulit bagi pengguna Windows, dengan berbagai masalah update, peringatan, dan kegagalan aplikasi. Microsoft berharap bulan berikutnya bisa memberikan pengalaman yang lebih baik tanpa gangguan besar.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/zakdoffman/2026/01/29/crashing-microsoft-issues-critical-warning-for-windows-users/

Analisis Ahli

Paul Thurrott (Pengamat Teknologi)
"Masalah ini menegaskan bahwa proses update otomatis Windows masih rentan dan perusahaan harus lebih transparan serta menyediakan metode pemulihan yang lebih mudah bagi pengguna."

Analisis Kami

"Situasi ini menunjukkan bahwa kualitas pengujian update Microsoft perlu diperketat agar tidak menimbulkan gangguan besar pada pengguna, terutama PC komersial yang kritikal. Kebijakan rollback yang tidak kuat menambah kompleksitas masalah, sehingga Microsoft harus segera menghadirkan solusi penuh untuk mencegah kerusakan permanen pada perangkat."

Prediksi Kami

Masalah booting akibat update ini kemungkinan akan memaksa banyak pengguna dan perusahaan untuk melakukan pemulihan manual, serta menunggu patch perbaikan yang lebih lengkap di bulan-bulan berikutnya.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa masalah utama yang dihadapi pengguna Windows setelah pembaruan Januari?
A
Pengguna Windows mengalami masalah black screen of death setelah pembaruan yang dipaksakan pada Januari.
Q
Mengapa beberapa PC mengalami black screen of death?
A
Beberapa PC mengalami masalah ini karena gagal menginstal pembaruan keamanan bulan Desember dan berada dalam kondisi yang tidak tepat.
Q
Apa yang dimaksud dengan UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME?
A
UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME adalah kesalahan yang muncul ketika PC tidak dapat mengakses volume boot yang diperlukan untuk memulai sistem.
Q
Apa langkah yang harus diambil jika PC tidak bisa boot?
A
Jika PC tidak bisa boot, pengguna harus masuk ke Windows Recovery Environment (WinRE) dan menggunakan metode pemulihan yang tersedia.
Q
Apa yang diharapkan Microsoft untuk bulan Februari setelah masalah ini?
A
Microsoft berharap untuk mengatasi masalah ini dan memiliki bulan Februari yang lebih baik tanpa adanya masalah pembaruan.