Waabi Raih Dana Rp 15 Triliun dan Gandeng Uber untuk Robotaksi Swakemudi
Courtesy of TechCrunch

Waabi Raih Dana Rp 15 Triliun dan Gandeng Uber untuk Robotaksi Swakemudi

Membangun dan mengembangkan teknologi kendaraan otonom yang dapat diterapkan secara luas pada berbagai vertikal, termasuk truk dan robotaxi, untuk mendukung operasi ride-hailing dan logistik dengan solusi inovatif dan efisien modal.

28 Jan 2026, 18.00 WIB
152 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Waabi telah berhasil mengumpulkan $1 miliar dan menjalin kemitraan strategis dengan Uber.
  • Teknologi Waabi yang efisien memungkinkan pengembangan kendaraan otonom untuk berbagai aplikasi tanpa memerlukan banyak data.
  • Kemitraan dengan Volvo menunjukkan komitmen Waabi dalam menciptakan solusi kendaraan otonom yang aman dan terintegrasi.
Texas, Amerika Serikat - Waabi adalah startup kendaraan otonom yang baru saja menggalang dana sebesar 1 miliar dolar AS dan menjalin kemitraan dengan Uber untuk mengoperasikan robotaxi di platform ride-hailing mereka. Ini menjadi langkah pertama Waabi untuk memperluas pasar mereka dari truk otonom ke kendaraan penumpang swakemudi.
Pendanaan ini terdiri dari 750 juta dolar AS dalam putaran Seri C yang dipimpin oleh firma modal ventura Khosla dan G2 Venture Partners, ditambah 250 juta dolar AS dari Uber yang berorientasi pada target untuk menggunakan lebih dari 25.000 robotaxi berteknologi Waabi secara eksklusif di platfrom Uber.
Teknologi inti Waabi menggunakan pengujian berbasis simulasi yang memungkinkan kendaraan belajar secara mandiri tanpa memerlukan banyak data manusia. Metode ini juga memungkinkan teknologi mereka untuk berlaku pada berbagai jenis kendaraan, tidak hanya truk, tapi juga mobil penumpang bahkan ke depan kemungkinan termasuk robotik.
Seiring dengan kemitraan bersama Volvo untuk mengembangkan truk otonom khusus, Waabi juga menunda peluncuran truk tanpa sopir secara penuh hingga beberapa kuartal ke depan. Namun, mereka memiliki model bisnis langsung ke konsumen yang memudahkan penetrasi pasar secara cepat dan efisien.
Dengan pendekatan teknologi yang fokus pada efisiensi, tidak memerlukan armada besar atau data masif, serta integrasi langsung teknologi pada kendaraan dari pabrik, Waabi dipercaya mampu mempercepat dan menskalakan adopsi kendaraan swakemudi di masa depan.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2026/01/28/waabi-raises-1b-and-expands-into-robotaxis-with-uber/

Analisis Ahli

Raquel Urtasun
"Pendekatan AI yang menggabungkan simulasi tertutup dan digital twin memungkinkan pengembangan yang lebih cepat dan lebih efektif dibanding metode tradisional, membuka peluang besar bagi otomatisasi transportasi multi-vertikal."
Chris Urmson
"Berfokus pada solusi yang dapat diperluas lintas vertikal adalah kunci agar teknologi kendaraan otonom dapat diadopsi luas, dan Waabi melakukan langkah tepat dengan model bisnis efisien dan kemitraan strategis seperti dengan Uber."

Analisis Kami

"Waabi menunjukkan bahwa menggabungkan teknologi AI yang hemat data dan pendekatan simulasi dapat mengatasi hambatan terbesar dalam pengembangan kendaraan otonom skala besar. Dengan strategi integrasi vertikal dan kemitraan global, Waabi berpotensi mewarisi posisi unik dalam pasar yang selama ini terpecah oleh pendekatan yang terlalu fokus pada satu vertikal saja."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, Waabi berpotensi menjadi pemain utama dalam ekosistem kendaraan otonom multi-vertikal dengan pengoperasian robotaxi yang masif melalui platform Uber, sekaligus mempercepat adopsi truk otonom dalam industri logistik.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa tujuan utama dari kemitraan antara Waabi dan Uber?
A
Tujuan utama dari kemitraan antara Waabi dan Uber adalah untuk meluncurkan robotaxi di platform Uber.
Q
Berapa jumlah dana yang telah dikumpulkan Waabi dari putaran pendanaan terbaru?
A
Waabi telah mengumpulkan dana sekitar $1 miliar dari putaran pendanaan terbaru.
Q
Apa keunggulan teknologi Waabi dibandingkan dengan kompetitor lain di industri kendaraan otonom?
A
Keunggulan teknologi Waabi adalah arsitektur AI yang dapat digunakan untuk berbagai vertikal kendaraan otonom secara bersamaan.
Q
Kapan Waabi berencana untuk meluncurkan truk otonom tanpa pengemudi?
A
Waabi berencana untuk meluncurkan truk otonom tanpa pengemudi dalam beberapa kuartal mendatang.
Q
Siapa pendiri Waabi dan apa latar belakangnya?
A
Pendiri Waabi adalah Raquel Urtasun, yang sebelumnya menjabat sebagai ilmuwan kepala di divisi kendaraan otonom Uber.