WhatsApp Perkenalkan Fitur Keamanan Ketat untuk Lindungi Pengguna Berisiko Tinggi
Courtesy of CNBCIndonesia

WhatsApp Perkenalkan Fitur Keamanan Ketat untuk Lindungi Pengguna Berisiko Tinggi

Memberikan perlindungan keamanan lebih kuat bagi pengguna WhatsApp yang berisiko tinggi terhadap serangan siber dengan menghadirkan fitur Strict Account Settings yang membatasi interaksi dari pengirim tak dikenal.

28 Jan 2026, 13.55 WIB
6 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • WhatsApp meluncurkan fitur keamanan baru yang dirancang untuk pengguna berisiko tinggi.
  • Fitur Strict Account Settings memberikan perlindungan ekstra dengan beberapa lapisan pertahanan.
  • Kehadiran fitur ini memicu harapan bahwa penyedia teknologi lain akan mengikuti langkah serupa dalam meningkatkan keamanan pengguna.
Jakarta, Indonesia - WhatsApp baru saja memperkenalkan fitur bernama Strict Account Settings yang dirancang khusus untuk memberikan keamanan ekstra bagi pengguna yang memiliki risiko tinggi terkena serangan siber. Fitur ini memberikan perlindungan yang lebih kuat dibandingkan enkripsi end-to-end pada percakapan biasa.
Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini melalui satu kali klik di menu pengaturan WhatsApp. Setelah diaktifkan, fitur ini akan memblokir media dan lampiran yang dikirim oleh pengirim yang tidak dikenal, menonaktifkan pratinjau tautan, serta membisukan panggilan dari nomor asing untuk mencegah berbagai bentuk serangan digital.
Langkah WhatsApp ini diambil karena ada kelompok pengguna tertentu seperti jurnalis, pembela HAM, dan tokoh publik yang menghadapi ancaman serangan siber lebih kompleks dan canggih, sehingga membutuhkan perlindungan yang lebih ekstrem dari standar umum.
Sebelumnya, Apple dan Alphabet juga sudah menghadirkan fitur serupa, yaitu Lockdown Mode dan Advanced Protection Mode, yang juga membatasi beberapa fungsi demi keamanan ekstra. Ini menjadikan WhatsApp sebagai perusahaan teknologi besar ketiga yang mengikuti tren tersebut.
Para pakar keamanan dan peneliti, termasuk John Scott-Railton dari Citizen Lab, menyambut baik inovasi ini dan berharap fitur ini memicu perusahaan teknologi lain untuk meningkatkan standar keamanan demi melindungi para aktivis, pembangkang, dan pengguna berisiko tinggi lainnya.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260128114542-37-705960/tombol-ajaib-di-whatsapp-sekali-klik-berubah-drastis

Analisis Ahli

John Scott-Railton
"Fitur baru WhatsApp merupakan perkembangan positif yang dapat melindungi aktivis dan pembangkang, serta memicu perusahaan teknologi lain untuk meningkatkan standar keamanan mereka."

Analisis Kami

"Dengan adanya Strict Account Settings, WhatsApp memperlihatkan komitmen serius untuk melindungi pengguna yang rentan dari serangan siber, yang sangat penting di era digital saat ini. Namun, keberhasilan fitur ini bergantung pada kesadaran dan penggunaan aktif dari para pengguna yang berisiko tinggi tersebut."

Prediksi Kami

Fitur keamanan ekstra ini kemungkinan akan mendorong lebih banyak perusahaan teknologi untuk mengembangkan perlindungan serupa guna melindungi pengguna dari ancaman siber yang semakin canggih.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diperkenalkan oleh WhatsApp untuk meningkatkan keamanan penggunanya?
A
WhatsApp memperkenalkan opsi keamanan baru bernama Strict Account Settings.
Q
Siapa yang menjadi target utama dari fitur Strict Account Settings?
A
Target utama dari fitur ini adalah pengguna dengan risiko serangan siber yang lebih tinggi, seperti jurnalis dan aktivis.
Q
Apa saja lapisan pertahanan yang diterapkan oleh fitur baru ini?
A
Lapisan pertahanan termasuk pemblokiran media dan lampiran dari pengirim tak dikenal, penonaktifan pratinjau tautan, dan pembisuan panggilan dari nomor tak dikenal.
Q
Mengapa enkripsi end-to-end dianggap tidak cukup untuk beberapa pengguna?
A
Enkripsi end-to-end melindungi percakapan, tetapi beberapa pengguna berisiko tinggi memerlukan perlindungan yang lebih ekstrem karena potensi ancaman yang lebih canggih.
Q
Apa pendapat John Scott-Railton tentang fitur baru WhatsApp?
A
John Scott-Railton menyatakan bahwa kehadiran fitur baru ini adalah perkembangan positif untuk melindungi aktivis dan memicu penyedia teknologi lain untuk meningkatkan standar keamanan.