WhatsApp Luncurkan Pengaturan Ketat untuk Lindungi Pengguna Rentan dari Serangan Siber
Courtesy of TheVerge

WhatsApp Luncurkan Pengaturan Ketat untuk Lindungi Pengguna Rentan dari Serangan Siber

Memberikan perlindungan ekstra bagi pengguna WhatsApp yang berisiko tinggi terhadap serangan siber dengan fitur pengaturan ketat yang membatasi interaksi dengan kontak tidak dikenal dan melindungi privasi pengguna.

28 Jan 2026, 01.01 WIB
125 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • WhatsApp memperkenalkan fitur baru untuk meningkatkan keamanan pengguna yang berisiko tinggi.
  • Fitur ini secara otomatis memblokir media dari pengirim yang tidak dikenal dan membungkam panggilan dari kontak yang tidak diketahui.
  • Meta terus berupaya melindungi privasi pengguna setelah menghadapi tantangan terkait spyware.
tidak disebutkan - WhatsApp baru-baru ini mengumumkan fitur baru bernama 'Strict Account Settings' yang dibuat khusus untuk melindungi pengguna yang berisiko tinggi terhadap serangan siber, seperti jurnalis dan tokoh publik. Fitur ini akan otomatis memblokir pengiriman media dan lampiran dari pengguna yang tidak dikenal serta membungkam panggilan yang masuk dari orang asing.
Selain itu, pengaturan ini juga membatasi beberapa fungsi lainnya, seperti mematikan pratinjau tautan, membatasi siapa yang bisa memasukkan pengguna ke grup, dan mencegah non-kontak melihat foto profil, informasi 'about', dan status online pengguna. WhatsApp menegaskan bahwa fitur ini sebaiknya hanya dinyalakan bagi mereka yang merasa menjadi target serangan siber tingkat tinggi.
WhatsApp telah lama menggunakan enkripsi end-to-end yang kuat dan memperkuat keamanan setelah banyak pengguna menjadi korban dari spyware Pegasus buatan NSO Group. Serangan tersebut memungkinkan peretas mengakses perangkat korban melalui panggilan telepon, yang kemudian membuat Meta sebagai induk perusahaan WhatsApp menggugat NSO Group dan mendapatkan ganti rugi sebesar 167,25 juta dolar AS.
Selain itu, WhatsApp juga berhasil menutup kampanye spyware yang menyerang jurnalis serta anggota masyarakat sipil tahun lalu. Di sisi lain, Meta sedang menghadapi gugatan hukum yang menuduh perusahaan dapat mengakses konten chat pribadi pengguna, tetapi Meta menolak tuduhan ini dan menegaskan bahwa WhatsApp menggunakan protokol Signal untuk enkripsi.
Fitur Strict Account Settings akan segera diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan dan dapat diaktifkan melalui pengaturan WhatsApp dengan langkah mudah, tapi hanya bisa diaktifkan dari perangkat utama dan tidak dari WhatsApp Web. Fitur ini diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna yang rentan tanpa mengorbankan pengalaman pemakaian pengguna biasa.
Referensi:
[1] https://theverge.com/news/868722/whatsapp-strict-account-settings-cyberattacks

Analisis Ahli

Bruce Schneier
"Ini adalah pendekatan yang cerdas untuk mengatasi ancaman targeted phishing dan spyware, dengan membatasi konten dari pengirim tak dikenal yang sering menjadi pintu masuk serangan."
Eva Galperin
"Langkah ini penting untuk melindungi aktivis dan jurnalis yang sering menjadi sasaran serangan, meskipun fungsi ini bisa menyulitkan penggunaan harian jika tidak disesuaikan."

Analisis Kami

"Fitur ini merupakan langkah yang sangat tepat karena WhatsApp memperkuat pertahanan tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan, khususnya bagi pengguna yang rentan terhadap serangan siber. Namun, pembatasan fitur ini mungkin dirasa merepotkan bagi sebagian pengguna biasa sehingga perlu edukasi lebih lanjut agar tidak sembarangan diterapkan."

Prediksi Kami

Dengan peluncuran Strict Account Settings, di masa depan WhatsApp kemungkinan akan mengurangi insiden penyusupan dan serangan spyware, terutama pada kalangan berisiko tinggi, serta meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap keamanan platform.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu Pengaturan Akun Ketat di WhatsApp?
A
Pengaturan Akun Ketat adalah fitur baru di WhatsApp yang memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan siber.
Q
Siapa yang menjadi target utama fitur baru ini?
A
Target utama fitur ini adalah orang-orang yang berisiko tinggi, seperti jurnalis dan figur publik.
Q
Apa yang dilakukan WhatsApp untuk meningkatkan keamanannya?
A
WhatsApp telah meningkatkan keamanannya dengan enkripsi end-to-end dan menanggapi serangan spyware.
Q
Apa yang dilakukan Meta terhadap NSO Group?
A
Meta menggugat NSO Group dan menerima ganti rugi sebesar $167,25 juta karena serangan yang dilakukan terhadap pengguna WhatsApp.
Q
Bagaimana cara mengaktifkan Pengaturan Akun Ketat ini?
A
Anda dapat mengaktifkan Pengaturan Akun Ketat melalui pengaturan WhatsApp, di bagian Privasi, dengan memilih opsi Lanjutan.