AI summary
Pentingnya adopsi hewan dari tempat penampungan untuk memberikan kesempatan kedua bagi anjing. CBD dapat membantu meningkatkan kesehatan hewan yang terluka atau terabaikan. Komitmen untuk menyebarkan kasih sayang dan perhatian kepada hewan yang membutuhkan dapat mengubah hidup mereka. Lee Asher mengadopsi seekor anjing St. Bernard bernama Lillie dari sebuah penampungan di South Los Angeles. Setelah malam pertama di rumah baru, Lillie mengalami kejang yang sangat parah sehingga Asher panik dan membawanya ke rumah sakit hewan darurat. Meskipun diberi berbagai pengobatan, kejang Lillie tidak kunjung membaik dan dokter menyarankan keputusan berat.Dalam keputusasaan, Asher mencoba saran seorang teman untuk memberikan CBD, sebuah senyawa dari tanaman ganja yang tidak membuat 'high'. Awalnya tidak ada perubahan besar, tapi dalam satu bulan, kejang Lillie berhenti sama sekali, mengejutkan dokter dan menyelamatkan hidup Lillie. Keajaiban ini membuat Asher mulai rutin memberikan CBD pada semua anjingnya.Pengalaman tersebut mengubah hidup Asher. Ia meninggalkan pekerjaan korporatnya dan melakukan perjalanan dengan RV keliling Amerika Serikat selama dua tahun, menyebarkan kesadaran tentang anjing penampungan dan mendorong adopsi. Selama perjalanan, lebih dari 500 anjing berhasil diadopsi dari berbagai negara bagian.Ketika pandemi COVID-19 membatasi perjalanannya, Asher mendirikan The Asher House, sebuah sanctuary hewan seluas 240 hektar di Oregon, yang merawat antara 150-200 anjing serta berbagai hewan lain. CBD menjadi bagian penting dari perawatan kesehatan mereka, membantu menjaga kualitas hidup dan mencegah penyakit serius.Namun, regulasi baru pemerintah AS yang akan membatasi kadar THC sangat rendah dalam produk hemp dikhawatirkan akan menghentikan akses CBD yang sudah terbukti membantu hewan. Asher bersama beberapa politisi berusaha menunda atau membatalkan aturan ini. Dia juga terus mengajak masyarakat untuk mengadopsi hewan penampungan dan mempraktikkan kasih sayang yang diajarkan oleh anjing.
Pengalaman Lee Asher menunjukkan bahwa CBD memiliki potensi besar sebagai terapi tambahan bagi hewan dengan kondisi medis kronis, khususnya yang terkait kejang. Namun, kebijakan yang membatasi akses CBD dapat memicu krisis kesehatan hewan dan menimbulkan beban tambahan pada pemilik serta sistem kesehatan hewan secara keseluruhan.