Pemerintah Pacu Internet Murah dan Ekspansi Jaringan 4G-5G hingga 2030
Courtesy of CNBCIndonesia

Pemerintah Pacu Internet Murah dan Ekspansi Jaringan 4G-5G hingga 2030

Memberikan informasi terkini tentang pengembangan dan ekspansi layanan internet murah serta peningkatan cakupan jaringan 4G dan 5G di Indonesia untuk mendukung akses digital yang merata dan berkualitas bagi masyarakat hingga tahun 2030.

26 Jan 2026, 19.15 WIB
170 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyediakan internet murah berkualitas melalui pita frekuensi 1,4 GHz.
  • Jaringan 4G diharapkan mencapai 99,05% populasi pada tahun 2026, melampaui target RPJMN 2029.
  • Cakupan jaringan 5G ditargetkan mencapai 8,5% luas pemukiman pada tahun 2026.
Jakarta, Indonesia - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital berencana mengoperasikan pita frekuensi 1,4 GHz pada tahun 2025 untuk mendukung penyediaan layanan internet murah. Spektrum ini diharapkan dapat melayani hingga 10,8 juta rumah tangga pada tahun 2030, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses internet berkualitas di seluruh negeri.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan bahwa cakupan jaringan 4G di Indonesia pada tahun 2025 sudah mencapai 99,95% dari populasi. Pemerintah berencana meningkatkan cakupan ini lagi pada tahun 2026, bahkan melebihi target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Selain jaringan 4G, pengembangan jaringan 5G juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada tahun 2025, cakupan 5G telah mencapai 6,33% dari luas pemukiman di Indonesia, melampaui target RPJMN sebesar 4,4%. Pemerintah menargetkan peningkatan cakupan 5G hingga 8,5% pada tahun 2026.
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah berencana menggelar lelang frekuensi tambahan bagi operator seluler agar dapat memperluas jangkauan jaringan 5G. Pengembangan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas layanan internet bagi masyarakat Indonesia.
Keamanan, keandalan, dan pemerataan jaringan tetap menjadi fokus utama dalam program ini agar target konektivitas hingga 2030 dapat tercapai dengan baik. Pemerintah optimis bahwa dukungan regulasi dan kerja sama dengan operator seluler akan mempercepat implementasi jaringan berkualitas dan internet murah di seluruh Indonesia.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260126174457-37-705453/108-juta-warga-kebagian-internet-murah-100-mbps-ini-janji-meutya

Analisis Ahli

Prof. Irwan Budi Santoso (Ahli Telekomunikasi)
"Inisiatif pemerintah untuk memperluas spektrum dan jaringan sangat tepat mengingat kebutuhan data yang terus melonjak. Namun penting memastikan infrastruktur pendukung dan regulasi yang adaptif untuk menghindari penundaan dalam implementasi."
Dewi Kartika (Analis Teknologi Digital)
"Target cakupan 4G dan 5G yang melampaui RPJMN menunjukkan optimisme yang baik, tetapi efektivitas layanan tetap bergantung pada kesiapan operator dalam menyediakan kualitas layanan secara konsisten."

Analisis Kami

"Langkah strategis pemerintah dengan memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz memperlihatkan visi kuat untuk pemerataan akses internet berkecepatan tinggi di Indonesia. Namun, tantangan utama tetap pada pelaksanaan dan koordinasi antara regulator serta operator untuk mencapai target cakupan yang ambisius tersebut."

Prediksi Kami

Dengan persiapan dan ekspansi spektrum yang matang, layanan internet murah dan jaringan 4G serta 5G di Indonesia akan semakin merata dan berkualitas, mendorong transformasi digital yang lebih luas hingga tahun 2030.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi fokus utama dari pernyataan Meutya Hafid?
A
Fokus utama dari pernyataan Meutya Hafid adalah pengembangan layanan internet murah dan ekspansi jaringan 4G dan 5G di Indonesia.
Q
Apa target jaringan 4G di Indonesia pada tahun 2026?
A
Target jaringan 4G di Indonesia pada tahun 2026 adalah mencapai 99,05% dari populasi.
Q
Berapa persen cakupan jaringan 5G di Indonesia pada tahun 2025?
A
Cakupan jaringan 5G di Indonesia pada tahun 2025 sudah mencapai 6,33% dari luas pemukiman.
Q
Apa yang diharapkan pemerintah terkait lelang frekuensi 5G?
A
Pemerintah berharap lelang frekuensi 5G dapat mendukung perluasan jaringan dan mencapai target cakupan 8,5% pada tahun 2026.
Q
Berapa banyak rumah tangga yang ditargetkan untuk mendapatkan layanan internet murah pada tahun 2030?
A
Pemerintah menargetkan 10,8 juta rumah tangga akan mendapatkan layanan internet murah pada tahun 2030.