
Courtesy of LiveScience
Panduan Memilih Lensa Terbaik untuk Mengabadikan Foto Astrofotografi Memukau
Memberikan panduan lengkap pilihan lensa terbaik untuk astrofotografi yang sesuai dengan berbagai merek kamera, sehingga pembaca dapat memilih sesuai kebutuhan dan anggaran untuk menangkap foto langit malam serta fenomena astronomi dengan hasil optimal.
26 Jan 2026, 17.56 WIB
80 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Pilih lensa dengan aperture cepat untuk hasil astrofotografi yang lebih baik.
- Lensa prime sering kali lebih baik untuk astrofotografi dibandingkan dengan lensa zoom.
- Ada banyak pilihan lensa yang sesuai dengan berbagai merek kamera yang dapat digunakan untuk astrofotografi.
Astrofotografi adalah hobi yang menantang sekaligus memuaskan, terutama saat menggunakan perlengkapan yang tepat. Selain kamera yang bagus, memilih lensa yang tepat sangat penting agar bisa menangkap cahaya malam dengan optimal. Lensa dengan focal length sudut lebar dan aperture cepat seperti f/1.4 hingga f/2.8 sangat dianjurkan untuk keperluan fotografi langit malam.
Berbagai merek kamera besar seperti Sony, Canon, Nikon, Fujifilm, OM System, Panasonic, dan Sigma sudah memiliki beberapa pilihan lensa terbaik yang cocok untuk astrofotografi. Misalnya, Sony memiliki lensa FE 14mm f/1.8 GM dengan bobot ringan dan hasil gambar tajam serta kuat di low light. Canon juga menghadirkan RF 20mm f/1.4L yang menawarkan keseimbangan antara focal length dan aperture luas.
Untuk mereka yang mencari lensa zoom agar lebih fleksibel, terdapat model seperti Sony FE 12-24mm f/2.8 GM atau Canon RF 15-35mm f/2.8L IS USM. Lensa zoom ini memberikan keleluasaan menangkap lanskap langit yang luas sekaligus dapat digunakan untuk fotografi sehari-hari. Selain itu, lensa dengan zoom panjang direkomendasikan untuk memotret bulan, seperti Sony FE 400-800mm atau Canon RF 200-800mm.
Ada juga opsi budget yang layak bagi pemula atau yang ingin mencoba astrofotografi tanpa mengeluarkan banyak biaya, seperti Viltrox 16mm f/1.8 yang bagus untuk kamera full-frame dan APS-C, atau lensa Samyang 12mm f/2 untuk sistem Fujifilm. Namun, kualitas optik premium seperti di Sigma 14mm f/1.4 Art tetap menjadi favorit bagi para fotografer profesional berkat ketajaman dan minim distorsi.
Secara keseluruhan, pemilihan lensa yang tepat akan sangat berpengaruh pada hasil akhir foto astrofotografi. Dengan waktu terbaik seperti saat bulan baru pada 17 Februari dan fenomena 6 planet sejajar, saat ini adalah momen tepat untuk mulai mempersiapkan peralatan dan berlatih di lapangan. Dengan kombinasi lensa yang sesuai dan kamera berkualitas, penggemar astrofotografi dapat menghasilkan karya luar biasa.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/technology/best-lenses-for-astrophotography
[1] https://www.livescience.com/technology/best-lenses-for-astrophotography
Analisis Ahli
Josh Dury
"Sigma 14mm f/1.4 DG DN Art adalah lensa terbaik yang pernah saya gunakan untuk astrofotografi berkat kecepatan aperture dan minimnya aberasi optik, membuatnya unggul dibanding pilihan lain."
Analisis Kami
"Ketersediaan berbagai lensa prime dan zoom dari merek ternama kini benar-benar membuka kesempatan luas untuk penggemar astrofotografi dari berbagai level, mulai pemula hingga profesional. Namun, faktor harga masih menjadi penghalang utama bagi banyak orang, sehingga pilihan lensa terjangkau tetap sangat penting sebagai pintu masuk ke dunia fotografi langit malam."
Prediksi Kami
Dengan kemajuan teknologi lensa cepat dan kualitas tinggi, di masa depan akan muncul lebih banyak lensa native yang dirancang khusus untuk astrofotografi dengan fitur yang semakin memudahkan fotografer, termasuk integrasi lebih baik dengan autofokus dan filter khusus.





