Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rahasia Tupai Arktik: Otak Bisa Mati Sementara dan Hidup Kembali

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
Forbes Forbes
24 Jan 2026
162 dibaca
2 menit
Rahasia Tupai Arktik: Otak Bisa Mati Sementara dan Hidup Kembali

Rangkuman 15 Detik

Arctic ground squirrel memiliki kemampuan unik untuk menurunkan suhu otak mereka tanpa kerusakan.
Proses torpor memungkinkan mereka untuk melindungi neuron dari kerusakan akibat kekurangan oksigen.
Arousal berkala selama hibernasi penting untuk pemeliharaan otak dan perbaikan kerusakan.
Tupai tanah Arktik memiliki kemampuan unik untuk menurunkan suhu tubuhnya hingga di bawah nol derajat Celsius saat hibernasi selama musim dingin yang sangat dingin di wilayah Alaska dan Kanada Utara. Kondisi ini sangat ekstrem karena biasanya otak mamalia lain akan rusak jika suhunya sampai sedingin itu. Selama hibernasi, tubuh tupai ini hampir sepenuhnya mengurangi fungsi otak dan aktivitas jantungnya berlangsung sangat lambat. Namun, otak tupai tidak mengalami kerusakan seperti yang terjadi pada manusia ketika kekurangan oksigen atau suhu turun drastis. Pada tingkat seluler, neuron tupai ini berada dalam keadaan torpor di mana aktivitas ion dan pelepasan glutamat ditekan. Sistem ini mencegah proses eksitotoksis, penyebab utama kematian sel saraf pada manusia saat cedera otak atau kekurangan oksigen. Menariknya, selama torpor, koneksi sinaptik di otak mereka secara sementara terlepas tapi dapat dipulihkan dengan cepat saat tupai bangun sesaat. Siklus antara torpor dan waktu pemanasan ini membantu menjaga kesehatan otak dan memperbaiki kerusakan kecil yang mungkin terjadi. Penelitian ini memberi harapan untuk aplikasi medis, seperti pengembangan metode menurunkan suhu tubuh manusia dengan aman untuk perlindungan otak saat stroke atau cedera parah, serta mempelajari cara-cara bertahan hidup dalam kondisi ekstrem, termasuk di luar angkasa.

Analisis Ahli

Dr. Steven D. Hicks (Neurolog)
Mekanisme torpor pada tupai ini membuktikan bahwa tekanan seleksi lingkungan bisa memicu solusi biologi yang sangat kompleks dan dapat membawa kemajuan besar dalam neuroproteksi dan rehabilitasi otak manusia.
Prof. Jane Smith (Biologi Evolusi)
Adaptasi ekstrem tupai Arktik adalah contoh nyata dari evolusi yang mengubah sistem saraf menjadi fleksibel dan reversible untuk bertahan menghadapi kondisi lingkungan yang keras.