Mengapa Tesla Belum Sepenuhnya Menguasai Teknologi Mobil Self-Driving
Courtesy of Forbes

Mengapa Tesla Belum Sepenuhnya Menguasai Teknologi Mobil Self-Driving

Menjelaskan bahwa klaim Tesla untuk teknologi self-driving sepenuhnya mandiri masih terlalu dini dan menunjukkan kebutuhan peningkatan yang besar berdasarkan data dan pengalaman perusahaan lain, sehingga menimbulkan skeptisisme publik terhadap kemajuan Tesla.

24 Jan 2026, 05.16 WIB
92 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Tesla masih memerlukan banyak perbaikan untuk mencapai pengemudian otonom yang sepenuhnya aman.
  • Pengawasan jarak jauh tidak sama dengan pengemudian otonom sepenuhnya tanpa pengawasan.
  • Statistik penggunaan FSD menunjukkan bahwa Tesla belum mencapai tingkat keamanan yang diharapkan dibandingkan dengan Waymo.
Austin, Amerika Serikat - Tesla sudah meluncurkan robotaxi tanpa pengemudi keselamatan di Austin, yang terlihat sebagai kemajuan besar dalam teknologi kendaraan self-driving. Elon Musk dan pimpinan FSD Tesla memberikan kesan bahwa Tesla hampir mencapai sistem tanpa pengawasan dalam mobil, tetapi kenyataannya masih ada mobil pendamping yang mengikuti dan tampak mengawasi perjalanan tersebut. Ini menunjukkan sistem ini belum benar-benar berjalan tanpa pengawasan.
Beberapa perjalanan jarak jauh di seluruh Amerika Serikat dilakukan Tesla dengan FSD tanpa intervensi pengemudi, yang menimbulkan banyak antusiasme. Namun, data dari komunitas pelacakan FSD menunjukkan bahwa intervensi kritis masih terjadi secara relatif sering terutama di jalan kota, dan perjalanan panjang tanpa intervensi di jalan tol sebenarnya sudah bisa terjadi berulang kali berdasarkan statistik tersebut.
Perusahaan lain yang fokus pada teknologi self-driving, seperti Waymo dan Zoox, masih mengandalkan pengawasan jarak jauh dan staf yang memantau satu atau beberapa kendaraan secara langsung. Mereka belum berani melepas seluruh pengawasan karena alasan keamanan dan kendali risiko. Tesla kemungkinan juga belum memiliki sistem pengawasan yang sepenuhnya otomatis dan sudah memanfaatkan teknologi remote driving sebagai langkah tengah.
Tesla mungkin sudah membangun sistem remote driving yang memungkinkan staf mengambil alih kendali dari jarak jauh saat menghadapi situasi sulit, namun jika itu benar, artinya mobil masih belum benar-benar bisa beroperasi sepenuhnya mandiri tanpa campur tangan manusia. Sistem pendukung ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan menurunkan risiko jika kecelakaan terjadi.
Dibandingkan dengan Waymo yang melaporkan rata-rata perjalanan antara kecelakaan mencapai jutaan mil, Tesla masih harus meningkatkan sistemnya sekitar 100 sampai 1.500 kali. Publik harus memahami bahwa meskipun beberapa perjalanan tanpa intervensi terlihat mengesankan, itu hanya sebagian kecil dari keseluruhan tantangan teknologi mobil self-driving yang sesungguhnya.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/bradtempleton/2026/01/23/tesla-cannonball-runs-and-empty-robotaxis-the-math-on-their-reality/

Analisis Ahli

Elon Musk
"Meyakini FSD akan menjadi umum dan lebih baik dari pengemudi manusia tapi klaimnya perlu diverifikasi oleh data objektif."
Ashok Elluswamy
"Menunjukkan langkah awal dengan beberapa kendaraan tanpa pengawas langsung di dalam mobil namun bukan tanpa pengawasan penuh."
Alex Roy
"Melakukan uji coba perjalanan panjang tanpa intervensi yang kemungkinan adalah bukti FSD Tesla sudah layak untuk penggunaan tertentu."
FSD Community Tracker
"Menyoroti masih tingginya frekuensi intervensi kritis di Tesla FSD yang harus diperbaiki secara signifikan untuk bisa diperhitungkan sebagai teknologi mandiri yang andal."

Analisis Kami

"Meskipun klaim Tesla menarik perhatian, teknologi self-driving sejati tidak hanya soal perjalanan panjang tanpa intervensi, tapi tentang tingkat keselamatan dan pengendalian risiko secara konsisten. Tesla harus transparan dengan data nyata agar publik dan regulator dapat memahami sejauh mana kemajuan mereka."

Prediksi Kami

Tesla akan terus mengembangkan teknologi FSD dengan pengawasan jarak jauh dan kemungkinan remote driving sebelum benar-benar dapat meluncurkan robotaxi tanpa pengawasan langsung di masa depan.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diluncurkan Tesla pada 22 Februari di Austin?
A
Tesla meluncurkan robotaxi yang melayani publik di Austin.
Q
Apa yang dimaksud dengan 'supervisi jarak jauh' dalam konteks Tesla?
A
Supervisi jarak jauh berarti memantau kendaraan tanpa adanya pengemudi di dalam mobil, yang dilakukan dari lokasi terpisah.
Q
Bagaimana Tesla FSD dibandingkan dengan Waymo dalam hal intervensi kritis?
A
Tesla FSD masih memerlukan perbaikan signifikan dibandingkan Waymo, yang memiliki lebih sedikit intervensi kritis per mil.
Q
Apa yang dilakukan FSD Community Tracker?
A
FSD Community Tracker mengumpulkan data tentang seberapa sering FSD membutuhkan intervensi kritis dari pengguna.
Q
Mengapa Tesla tidak merilis data kinerja FSD mereka?
A
Tesla tidak merilis data kinerja mereka, meskipun banyak orang bertanya-tanya tentang alasan di baliknya.