Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kredensial 149 Juta Akun Bocor Online, Termasuk 48 Juta Akun Gmail

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
23 Jan 2026
1043 dibaca
2 menit
Kredensial 149 Juta Akun Bocor Online, Termasuk 48 Juta Akun Gmail

TLDR

Kebocoran data ini menunjukkan risiko besar bagi pengguna layanan online.
Pengguna harus segera mengubah kata sandi mereka untuk melindungi akun mereka.
Peningkatan serangan dari pencuri informasi menjadi perhatian utama dalam keamanan siber.
Awal tahun ini diawali dengan kabar buruk soal keamanan kata sandi setelah ditemukan kebocoran besar yang melibatkan 149 juta data login dan password yang bocor secara online tanpa perlindungan. Hal ini termasuk data dari berbagai layanan besar yang selama ini digunakan banyak orang.Peneliti keamanan Jeremiah Fowler yang menemukan database ini mengatakan database tersebut sangat besar, mencapai 96 GB, dan berisi data unik dari berbagai sumber pelanggaran dan malware pencuri data. Data ini terbuka lebar dan berisi email, username, kata sandi, dan tautan login akun.Sebagian besar data yang bocor berasal dari akun Gmail, dengan lebih dari 48 juta alamat yang terlibat. Selain Gmail, layanan lain seperti akun pemerintah, perbankan, hingga layanan streaming juga ikut terdampak. Namun perlu diketahui ini bukan merupakan pelanggaran baru, melainkan penggabungan dari data lama.Setelah lebih dari satu bulan, database akhirnya berhasil diturunkan dari internet, tapi sebelum itu sudah sulit diketahui seberapa besar kerusakan yang terjadi. Para ahli keamanan menegaskan bahwa info-stewal semakin sering terjadi, dan data seperti ini merupakan target emas bagi penjahat siber.Bagi pengguna, ini menjadi peringatan penting untuk segera mengganti kata sandi, menggunakan autentikasi dua faktor, dan selalu waspada terhadap tanda-tanda aktivitas mencurigakan agar akun tetap aman dari potensi pembajakan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.