Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tesla Hapus Fitur Autopilot Gratis dan Paksa Pelanggan Berlangganan FSD

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
23 Jan 2026
270 dibaca
2 menit
Tesla Hapus Fitur Autopilot Gratis dan Paksa Pelanggan Berlangganan FSD

AI summary

Tesla telah menghapus Autopilot sebagai fitur standar dan kini menawarkan FSD secara langganan.
Perusahaan ini menghadapi tantangan hukum terkait klaim yang menyesatkan tentang fitur Autopilot.
Model 3 dan Model Y tetap memiliki fitur Cruise Control tetapi memerlukan langganan untuk Autosteer.
Tesla baru-baru ini mengubah cara mereka menyediakan fitur bantuan pengemudi. Sebelumnya, fitur dasar Autopilot seperti Autosteer diberikan secara gratis saat membeli mobil Model 3 dan Model Y terbaru. Namun, sekarang Tesla menghapus fitur ini sebagai standar, sehingga para pembeli baru harus membayar biaya langganan bulanan sebesar 99 dolar untuk menggunakan fitur tersebut melalui sistem Full Self-Driving (FSD).Meskipun fitur Autosteer dihapus sebagai standar, Tesla masih menyediakan fitur Traffic-Aware Cruise Control yang membantu mobil menjaga kecepatan dan jarak aman dengan mobil di depan secara gratis. Perubahan ini menjadi bagian dari strategi Tesla untuk memindahkan penjualannya dari paket sekali beli ke model berlangganan bulanan atau tahunan agar pendapatan menjadi berulang.Perubahan kebijakan ini juga merupakan respons terhadap tekanan hukum di California, di mana Tesla menghadapi penangguhan produksi dan penjualan selama 30 hari. Pengadilan di sana memutuskan bahwa Tesla melakukan pemasaran yang menyesatkan tentang kemampuan sistem Autopilot, sehingga mereka harus mengubah cara mereka menjual dan mempromosikan fitur ini.Sejak April 2019, Tesla sudah membuat fitur dasar Autopilot menjadi standar pada semua mobil baru mereka. Pada saat itu, Elon Musk membuat banyak klaim optimis soal masa depan mobil otonom, termasuk prediksi robotaxi dan kemampuan mengemudi tanpa pengawasan manusia. Namun, kenyataannya fitur ini masih memerlukan perhatian penuh pengemudi dan layanan robotaxi Tesla baru mulai berjalan pada 2025 dengan pengawasPerpindahan dari fitur gratis ke layanan berlangganan ini menandai perubahan besar dalam cara Tesla mengelola teknologi otonomnya. Ke depan, fitur bantuan pengemudi bisa menjadi layanan berbayar yang terus-menerus, bukan hanya produk yang dibeli sekali. Ini membawa konsekuensi penting bagi konsumen dan industri kendaraan listrik secara umum.

Experts Analysis

Kara Swisher (Teknologi dan Kebijakan)
Mengubah fitur gratis menjadi layanan berlangganan adalah strategi bisnis yang ambisius, namun Tesla harus lebih berhati-hati dengan klaim teknologi otonom yang terlalu optimistis agar tidak kalah di mata hukum dan konsumen.
Sundar Pichai (CEO Alphabet)
Transisi model bisnis dari penjualan satu kali ke berlangganan adalah tren yang akan meliputi banyak sektor teknologi, termasuk kendaraan otonom; Tesla hanya memulai fase ini.
Editorial Note
Langkah Tesla untuk menghapus fitur Autopilot standar dan beralih ke model berlangganan FSD adalah cara cerdas untuk menghasilkan pendapatan berulang, tetapi bisa mengecewakan konsumen yang pernah mengira fitur tersebut sudah termasuk dalam harga kendaraan. Hal ini juga menunjukkan bagaimana tekanan regulator mampu memaksa perusahaan besar untuk mengubah pendekatan pemasaran mereka agar lebih transparan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.