Momen Langka: Bulan Sabit dan Saturnus Bersanding di Langit Malam 22 Januari
Courtesy of Forbes

Momen Langka: Bulan Sabit dan Saturnus Bersanding di Langit Malam 22 Januari

Memberikan informasi kepada pengamat langit tentang peluang langka untuk melihat bulan sabit yang bersandingan dengan Saturnus pada malam hari, beserta informasi terbaik waktu dan cara pengamatan yang tepat.

22 Jan 2026, 14.00 WIB
78 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Pengamatan bulan dan Saturnus dapat dilakukan setelah matahari terbenam.
  • Cahaya Bumi dapat memberikan efek visual yang menarik pada bulan.
  • Saturnus akan segera sulit dilihat karena mendekati sinar Matahari.
Amerika Utara - Pada Kamis, 22 Januari, para pengamat bintang dapat menyaksikan fenomena menarik di langit malam, yaitu konjungsi bulan sabit dengan planet Saturnus. Setelah matahari terbenam, bulan sabit yang hanya 17% terillumasi akan tampak tepat di bawah Saturnus di arah barat daya. Kedua objek langit ini akan terlihat jelas dengan mata telanjang, selama pengamat memiliki pandangan yang bebas dan langit cerah.
Fenomena ini juga memungkinkan pengamat untuk melihat Earthshine, yaitu cahaya redup yang dipantulkan dari Bumi ke sisi gelap bulan, yang akan terlihat lebih jelas dengan menggunakan teropong. Bulan akan tampak sebagai sabit tipis yang bercahaya sementara Saturnus akan muncul sebagai titik cahaya berwarna keemasan yang lebih terang di langit saat senja.
Kejadian ini merupakan salah satu kesempatan terakhir untuk melihat Saturnus dengan jelas di langit malam sebelum planet itu mendekati silau matahari dalam persiapan menghadapi konjungsi surya yang dijadwalkan pada 25 Maret. Setelahnya, Saturnus akan terlihat di langit pagi dan kembali menguntungkan untuk diamati saat oposisi di awal Oktober.
Konjungsi bulan dan Saturnus akan terjadi selama tiga malam berturut-turut, dengan puncak kejadian yang paling mudah dan seimbang secara visual terjadi pada malam 22 Januari. Pengamat disarankan untuk memanfaatkan waktu 30 hingga 60 menit setelah matahari terbenam untuk hasil terbaik, serta memastikan langit dan cakrawala bebas dari penghalang.
Bagi penggemar astronomi yang menggunakan teleskop, ini juga kesempatan untuk mengamati cincin Saturnus yang masih terlihat jelas meskipun semakin rendah di langit. Pengamatan ini tidak hanya memberikan pengalaman visual yang memukau, tetapi juga edukasi tentang gerakan dan posisi benda langit di tata surya.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/jamiecartereurope/2026/01/22/thursdays-moon-and-saturn-pairing-is-one-of-your-last-easy-views/

Analisis Ahli

Dr. Agus Santoso (Astronom Universitas Indonesia)
"Konjungsi bulan dan Saturnus ini memberikan kesempatan edukasi yang luar biasa untuk mengajarkan pengamatan benda langit dan fenomena fisika seperti Earthshine kepada masyarakat luas."

Analisis Kami

"Pengamatan konjungsi bulan dan Saturnus adalah momen yang sangat berharga bagi penggemar astronomi amatir karena menampilkan interaksi visual langit yang jarang terjadi dengan elemen Earthshine yang memukau. Meskipun posisi rendah di langit membuatnya menantang, ini adalah pengingat bahwa langit malam selalu menawarkan pertunjukan visual yang menarik bagi siapa pun yang mau meluangkan waktu untuk melihatnya."

Prediksi Kami

Pengamatan Saturnus akan semakin sulit hingga konjungsi surya pada akhir Maret, namun setelah itu Saturnus akan muncul di langit pagi dan menjadi objek pengamatan yang menarik lagi di musim gugur pada saat oposisi.

Pertanyaan Terkait

Q
Kapan konjungsi bulan dan Saturnus terjadi?
A
Konjungsi bulan dan Saturnus terjadi pada malam tanggal 22 Januari.
Q
Apa yang dapat dilihat oleh pengamat saat konjungsi ini?
A
Pengamat dapat melihat bulan sabit di bawah Saturnus dengan cahaya Earthshine yang terlihat.
Q
Mengapa konjungsi ini penting untuk dilihat?
A
Konjungsi ini adalah kesempatan terakhir untuk melihat Saturnus sebelum ia mendekati sinar Matahari.
Q
Bagaimana cara terbaik untuk melihat cahaya Bumi?
A
Cara terbaik untuk melihat cahaya Bumi adalah dengan menggunakan teropong pada sisi malam bulan.
Q
Kapan Saturnus akan kembali terlihat setelah konjungsi ini?
A
Saturnus akan terlihat lagi setelah melewati konjungsi solar pada tanggal 25 Maret.