TLDR
OpenAI akan memasang iklan di ChatGPT untuk meningkatkan pendapatan. Iklan akan terpisah dari jawaban yang diberikan oleh ChatGPT dan tidak akan memengaruhi hasilnya. Pemasangan iklan dapat mengganggu pengalaman pengguna dan memicu peralihan ke aplikasi pesaing. Banyak aplikasi yang terlihat gratis ternyata memiliki biaya tersembunyi, biasanya berupa data pengguna dan iklan yang dipasang. OpenAI kini mengikuti tren ini dengan menguji coba penempatan iklan di ChatGPT, salah satu chatbot AI paling populer di dunia, untuk meningkatkan pendapatan demi pengembangan teknologi yang mahal.Iklan ini akan tampil hanya bagi pengguna versi gratis dan paket langganan murah bernama 'Go', sedangkan pengguna paket berbayar premium seperti 'Plus', 'Pro', dan 'Enterprise' tidak akan disuguhi iklan. OpenAI meyakinkan pengguna bahwa iklan tidak akan mempengaruhi hasil jawaban ChatGPT dan percakapan tidak dibocorkan ke pihak pengiklan.OpenAI juga menerapkan aturan ketat untuk pemasangan iklan, seperti tidak menampilkan iklan pada pengguna di bawah 18 tahun dan memblokir iklan pada topik-topik sensitif seperti kesehatan dan politik. Iklan hanya akan muncul di bagian bawah jawaban jika ada produk atau layanan yang relevan pada konteks percakapan.Langkah ini dianggap penting oleh OpenAI karena perusahaan berencana menginvestasikan lebih dari 1 triliun dolar AS untuk membangun infrastruktur AI sampai tahun 2030. Sumber pendapatan baru dari iklan akan sangat membantu mendanai proyek-proyek tersebut yang memiliki biaya sangat besar.Meski begitu, terdapat risiko pengalaman pengguna terganggu dan kepercayaan menurun. Jika iklan dirasa mengganggu, pengguna mungkin beralih ke layanan pesaing seperti Google Gemini atau Anthropic Claude. Pendekatan ini harus dijalankan dengan hati-hati agar ChatGPT tetap menjadi pilihan utama pengguna.