Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Windows 10 Berakhir Oktober 2026, Microsoft Perkuat Keamanan ESU Terbaru

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
17 Jan 2026
218 dibaca
2 menit
Windows 10 Berakhir Oktober 2026, Microsoft Perkuat Keamanan ESU Terbaru

TLDR

Windows 10 akan mendapatkan pembaruan keamanan hingga Oktober 2026.
Pangsa pasar Windows 10 meningkat, menunjukkan ketidakminatan pengguna untuk beralih ke Windows 11.
Pembaruan Januari 2026 sangat penting untuk menjaga keamanan sistem dan mencegah kerentanan.
Windows 10 bakal resmi tidak didukung lagi mulai Oktober 2026, menandai akhir era salah satu sistem operasi komputer yang paling banyak digunakan. Meski Microsoft sudah meluncurkan Windows 11, masih banyak pengguna Windows 10 yang memilih bertahan karena berbagai alasan seperti kenyamanan dan kompatibilitas software yang lebih baik. Microsoft sebelumnya sempat hendak menghentikan dukungan Windows 10 lebih awal, namun setelah respons pengguna yang kuat, mereka memperpanjang dukungan dengan menawarkan pembaruan keamanan tambahan secara gratis.StatCounter melaporkan bahwa pangsa pasar Windows 10 justru tumbuh dari 42% pada Oktober ke angka 46% terkini, memperlihatkan pengguna Windows 11 masih kurang diminati. Sementara itu, Windows 11 hanya bisa mencapai sekitar 50% pangsa pasar secara global. Hal ini menunjukkan tantangan Microsoft dalam mengajak pengguna lama pindah ke sistem operasi terbaru yang memiliki persyaratan hardware lebih tinggi dan perubahan interface yang besar.Untuk mengatasi periode akhir dukungan, Microsoft membuka program Extended Security Updates (ESU) yang memungkinkan pengguna Windows 10 mendapatkan patch keamanan hingga Oktober 2026. Pengguna bisa membayar biaya ESU secara tunai atau menggunakan poin Reward, namun opsi gratis juga tersedia bagi mereka yang menggunakan akun Microsoft dan melakukan sinkronisasi pengaturan PC via OneDrive. Ini menjadi solusi agar PC tetap terlindungi dari ancaman keamanan meskipun sistem operasi sudah tidak mendapat dukungan utama.Pada Januari 2026, Microsoft mengeluarkan Patch Tuesday pertama yang mencakup update KB5073724, penting untuk segera diinstal karena memperbaiki banyak celah keamanan berbahaya. Patch ini juga mencakup sertifikat Secure Boot baru yang wajib dipasang untuk memastikan PC tetap mempercayai komponen boot baru. Jika pembaruan ini tidak diterapkan, maka risiko sistem menjadi rentan terhadap serangan malware dan boot components yang tidak aman akan meningkat signifikan.Selain sertifikat Secure Boot, total pembaruan Windows pada bulan ini menambal lebih dari 112 kerentanan keamanan di berbagai bidang seperti Elevation of Privilege, Information Disclosure, dan Spoofing. Ini menegaskan pentingnya pengguna Windows 10 terus menginstal pembaruan keamanan hingga masa dukungan resmi benar-benar berakhir di Oktober 2026. Microsoft pun terus menekankan agar pengguna tidak mengabaikan pembaruan ini demi menjaga keamanan data dan sistem mereka.

Experts Analysis

Satya Nadella
Strategi Microsoft adalah mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna sambil secara bertahap memperkenalkan inovasi Windows 11 tanpa memaksa migrasi paksa.
Mary Jo Foley
Angka pangsa pasar Windows 10 yang tetap besar menunjukkan kegagalan Microsoft sepenuhnya memikat pengguna lama, memperkuat kebutuhan akan pendekatan lebih ramah pengguna.
Editorial Note
Microsoft menghadapi dilema besar dalam mendorong migrasi pengguna lama ke Windows 11, karena banyak pengguna lebih nyaman dan merasa Windows 10 sudah cukup stabil serta familiar. Keputusan menawarkan pembaruan gratis dengan sinkronisasi OneDrive adalah strategi cerdik untuk menjaga keamanan sekaligus mengumpulkan data pengguna secara halus.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.