Bahaya Password Lemah: Ancaman Serangan Siber di Era Digital Hybrid
Courtesy of CNBCIndonesia

Bahaya Password Lemah: Ancaman Serangan Siber di Era Digital Hybrid

Mengingatkan pentingnya penggunaan password yang kuat dan rumit untuk mencegah serangan siber, khususnya dalam konteks akses Remote Desktop Protocol (RDP) yang banyak digunakan pekerja hybrid.

17 Jan 2026, 10.30 WIB
281 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Penggunaan password yang kuat sangat penting untuk melindungi data pribadi.
  • RDP menjadi sasaran penjahat siber untuk mengakses jaringan.
  • Banyak orang masih mengabaikan standar keamanan saat membuat password.
Jakarta, Indonesia - Dalam era digital saat ini, hampir seluruh layanan online membutuhkan password sebagai alat utama untuk menjaga keamanan data pribadi penggunanya. Namun demikian, penggunaan password yang mudah ditebak masih sangat marak di kalangan masyarakat, yang membuat data pribadi menjadi rentan disalahgunakan oleh penjahat siber.
Penjahat siber menggunakan berbagai teknik untuk membobol password, salah satunya adalah metode brute force yang mencoba banyak kombinasi nama pengguna dan password secara cepat. Metode ini sering terjadi pada sistem Microsoft Remote Desktop Protocol (RDP), yang populer digunakan untuk mengakses komputer dan server secara jarak jauh, terutama bagi pekerja hybrid.
Specops, perusahaan penyedia layanan terkait kata sandi, melakukan penelitian dengan memasukkan lebih dari 1 miliar password yang dicuri sepanjang tahun 2024. Mereka menemukan banyak pengguna masih menggunakan password yang sangat mudah ditebak seperti '123456' atau 'password' yang sangat rentan dibobol.
Daftar sepuluh password paling umum yang mudah dibobol ini memperlihatkan bahwa banyak orang mengabaikan standar keamanan saat membuat kata sandi. Padahal sistem penting seperti RDP sering terkena serangan karena lemahnya password tersebut, membahayakan data dan jaringan yang diakses.
Kesimpulannya, penting bagi setiap pengguna untuk mulai menggunakan password yang lebih rumit dan kuat serta mengadopsi praktik keamanan lain seperti autentikasi multi-faktor agar keamanan data pribadi dan sistem dapat terjaga dari serangan penjahat siber.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260117075344-37-702997/10-password-paling-disukai-maling-m-banking-hindari-kalau-mau-selamat

Analisis Ahli

Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
"Password yang lemah selalu jadi pintu masuk utama penjahat siber. Edukasi pengguna dan implementasi autentikasi multi-faktor adalah langkah krusial untuk mengurangi risiko ini."

Analisis Kami

"Penggunaan password yang mudah ditebak adalah kelemahan mendasar dalam keamanan digital yang harus segera diatasi dengan edukasi dan kebijakan perusahaan terkait. Tanpa perubahan pola pengguna, kejahatan siber melalui akses RDP dan layanan lainnya akan terus mengancam privasi dan keamanan data secara masif."

Prediksi Kami

Di masa depan, jika kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan password tidak meningkat, serangan siber melalui metode brute force akan semakin meningkat, menyebabkan lebih banyak kerugian data dan finansial.

Pertanyaan Terkait

Q
Mengapa password penting untuk keamanan data?
A
Password penting untuk menjaga keamanan data pribadi agar tidak dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Q
Apa yang dilakukan penjahat siber untuk membobol password?
A
Penjahat siber sering menggunakan metode brute force untuk mencoba kombinasi nama pengguna dan password yang mudah ditebak.
Q
Apa itu RDP?
A
RDP, atau Remote Desktop Protocol, adalah metode yang digunakan untuk mengakses dan mengendalikan PC serta server dari jarak jauh.
Q
Apa saja password yang paling umum digunakan dan mudah dibobol?
A
Beberapa password yang paling umum digunakan adalah '123456', 'password', dan 'P@ssw0rd'.
Q
Bagaimana cara menghindari pembobolan password?
A
Untuk menghindari pembobolan password, gunakan kombinasi yang rumit dan sulit ditebak serta jangan gunakan password umum.