AI summary
Galaxy S26 dan S26 Ultra mungkin menghadapi batasan RAM di masa depan. Samsung memastikan bahwa fitur dasar Galaxy AI akan tetap gratis selamanya. Xiaomi memperpanjang dukungan perangkat lunak untuk beberapa modelnya hingga tahun 2031. Dalam minggu ini, dunia Android ramai dengan berbagai berita penting yang membahas berbagai produk dan teknologi terbaru dari Samsung, Google, Xiaomi, dan merek lainnya. Ada perhatian khusus pada perangkat baru Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra yang menggunakan RAM sebesar 12 GB, yang dianggap agak terbatas untuk kebutuhan aplikasi AI generatif di masa depan. Bocoran tentang spesifikasi ini muncul dari situs pengujian benchmark Geekbench.Samsung juga memberikan kabar baik dengan memastikan bahwa fitur AI inti pada Galaxy AI akan tetap gratis tanpa biaya apapun setelah tahun 2025, menghapus kekhawatiran bahwa layanan ini akan dipindahkan ke model berbayar. Inovasi ini menjadi tanda komitmen Samsung dalam membuat AI lebih mudah diakses pengguna.Sementara itu, Google bersiap meluncurkan Pixel 10a yang akan hadir dengan harga mulai dari €500 untuk versi 128 GB dan dijadwalkan rilis pada 17 Februari. Ini adalah update terbaru dari seri Pixel yang menyasar pasar ponsel kelas menengah dengan fitur menarik dan harga kompetitif di Eropa.Di Inggris, Xiaomi memperkenalkan seri Redmi Note 15 yang menonjolkan daya tahan, baterai besar, dan peningkatan kamera. Xiaomi juga mengejutkan komunitasnya dengan memperpanjang dukungan pembaruan perangkat lunak hingga lima tahun untuk beberapa model, memperkuat kepercayaan pengguna terhadap produk mereka.Terakhir, Google meluncurkan fitur Personal Intelligence yang menghubungkan aplikasi seperti Gmail, Google Photos, dan YouTube dengan sistem AI Gemini secara aman untuk pengguna berlangganan. Fitur ini menunjukkan kemajuan menuju AI mobile yang lebih personal dan proaktif dengan kontrol keamanan yang ketat.
Keputusan Samsung mempertahankan RAM 12 GB pada Galaxy S26 Ultra adalah langkah kontroversial yang bisa membatasi potensi perangkat ini dalam mengakomodasi aplikasi AI yang semakin kompleks. Namun, komitmen Samsung untuk menjaga Galaxy AI tetap gratis menunjukkan fokus mereka untuk mempertahankan kepercayaan konsumen dan aksesibilitas teknologi AI secara luas.