
Courtesy of SCMP
Regulator China Naikkan Margin, Investor Diminta Hati-hati Gunakan Leverage
Memberi sinyal kepada investor untuk mengurangi penggunaan leverage demi mengurangi risiko volatilitas dan mengarahkan pasar ke transisi yang stabil menuju kenaikan pasar saham yang lambat.
16 Jan 2026, 07.30 WIB
78 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Regulator Tiongkok memperketat persyaratan margin untuk perdagangan saham leverage.
- Investor disarankan untuk mengurangi leverage guna menghindari volatilitas pasar.
- Perubahan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan sektor teknologi di Tiongkok.
Shanghai, China - China mengumumkan peningkatan persyaratan margin dalam perdagangan saham berleverage dari 80% menjadi 100% untuk kontrak baru, yang mulai berlaku Senin depan. Tujuan utama kebijakan ini adalah mencegah terjadinya siklus pasar yang terlalu bergejolak dan menghindari risiko lonjakan serta keruntuhan harga saham secara cepat.
Para analis menilai langkah ini merupakan sinyal jelas dari regulator agar pasar bergerak secara lebih stabil menuju kenaikan dalam jangka panjang dengan pertumbuhan yang lebih lambat. Langkah ini juga mendukung fokus pemerintah pada pengembangan teknologi domestik melalui pasar saham yang lebih sehat.
Wang Jun, seorang ahli strategi dari BOC International di Shanghai, menyarankan investor agar mengurangi penggunaan leverage untuk melindungi diri dari risiko volatilitas yang dipicu oleh perubahan sentimen pasar. Para investor disarankan untuk kembali memperhatikan fundamental perusahaan ketika memilih investasi.
Efek langsung dari kebijakan ini terlihat dari penurunan indeks Shanghai Composite sebesar 0,3% selama dua hari berturut-turut setelah pengumuman. Saham teknologi yang banyak menggunakan leverage mengalami penurunan lebih besar, dengan indeks 50 perusahaan terbesar di pasar Star Market turun sebesar 0,5%.
Secara keseluruhan, kebijakan ini diharapkan dapat mendinginkan pasar yang sempat panas dan mengurangi risiko gelembung saham, sehingga menciptakan ekosistem pasar modal yang lebih sehat dan berkelanjutan ke depannya di China.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3340000/china-pushes-slow-bull-run-tightened-margin-financing-rules-fight-overheating?module=top_story&pgtype=section
[1] https://www.scmp.com/business/china-business/article/3340000/china-pushes-slow-bull-run-tightened-margin-financing-rules-fight-overheating?module=top_story&pgtype=section
Analisis Ahli
Wang Jun
"Investor harus mengurangi tingkat leverage untuk menghindari risiko volatilitas akibat perubahan sentimen pasar dan fokus kembali pada fundamental saham."
Analisis Kami
"Kebijakan ini menunjukkan kesungguhan regulator China dalam menjaga stabilitas pasar saham yang selama ini rentan terhadap spekulasi akibat leverage tinggi. Meski berdampak ke penurunan harga saham jangka pendek, ini akan menumbuhkan ekosistem pasar yang lebih sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang."
Prediksi Kami
Pasar saham China kemungkinan akan mengalami stabilisasi jangka panjang dengan volatilitas yang lebih rendah, namun pertumbuhan harga saham akan lebih lambat dan berfokus pada fundamental perusahaan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang disarankan oleh Wang Jun kepada investor?A
Wang Jun menyarankan agar investor mengurangi tingkat leverage mereka untuk menghindari risiko volatilitas.Q
Apa yang terjadi pada persyaratan margin untuk perdagangan saham yang menggunakan leverage?A
Persyaratan margin untuk perdagangan saham yang menggunakan leverage akan meningkat menjadi 100 persen dari 80 persen.Q
Mengapa peraturan baru ini diterapkan oleh regulator?A
Regulator menerapkan peraturan baru ini untuk menghindari siklus boom-and-bust dan memperkuat peran pasar saham dalam pendanaan usaha teknologi di Tiongkok.Q
Apa dampak dari aturan margin yang lebih ketat terhadap indeks saham?A
Aturan margin yang lebih ketat menyebabkan indeks Shanghai Composite turun 0,3 persen.Q
Apa yang menjadi fokus pasar setelah pengumuman ini?A
Setelah pengumuman ini, fokus pasar akan secara bertahap kembali pada fundamental.