Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Iran Eskalasi Serangan Elektronik Ke Starlink, Kekacauan Jaringan Satelit Terjadi

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
15 Jan 2026
1329 dibaca
2 menit
Iran Eskalasi Serangan Elektronik Ke Starlink, Kekacauan Jaringan Satelit Terjadi

TLDR

Serangan GPS spoofing terhadap Starlink menunjukkan tingkat kompleksitas dalam perang elektronik.
Konektivitas internet di Iran terganggu meskipun ada upaya dari Starlink untuk menyediakan layanan.
Peran penting organisasi lokal seperti NasNet dalam mendukung konektivitas di tengah tantangan yang ada.
Baru-baru ini dilaporkan bahwa Iran telah meningkatkan serangannya terhadap jaringan internet satelit Starlink dengan menggunakan teknik spoofing sinyal GPS. Serangan ini menyebabkan koneksi internet yang seharusnya stabil menjadi sangat tidak dapat diandalkan dan lambat di Iran, khususnya di kota Teheran.Seorang penyelidik siber bernama Nariman Gharib mengungkapkan adanya bukti teknis pertama yang mendokumentasikan serangan tingkat negara terhadap GPS yang digunakan terminal Starlink. Meski Starlink tetap beroperasi, koneksinya sulit digunakan karena perangkat mengalami gangguan posisi akibat sinyal GPS yang dipalsukan dan dibanjiri.Sebelumnya, kelompok lokal bernama NasNet menyatakan bahwa gangguan packet loss yang terjadi akibat jamming sempat menurun, memungkinkan koneksi lebih stabil. Namun, mereka mengingatkan bahwa situasi ini bagaikan permainan kucing dan tikus yang bisa berubah kapan saja menjadi lebih buruk.Serangan yang dilakukan oleh pihak Iran ini ditujukan khusus untuk terminal pengguna di daratan dan bukan langsung ke infrastruktur Starlink, sehingga dampaknya masih terbatas di lokasi tertentu. Fokus utama mereka adalah mencegah komunikasi di sekitar lokasi penting agar tidak leluasa menggunakan internet satelit.Elon Musk dilaporkan telah membuat layanan Starlink gratis di Iran sebagai bentuk dukungan, namun efektivitasnya sangat kecil karena serangan yang terus berlanjut. Situasi ini memperlihatkan betapa perang elektronik kini menjadi bagian dari taktik pembatasan akses informasi di negara-negara tertentu.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.