Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AI Terbaru Mulai Pecahkan Masalah Matematika Sulit dari Erdős

Sains
Matematika
News Publisher
15 Jan 2026
233 dibaca
2 menit
AI Terbaru Mulai Pecahkan Masalah Matematika Sulit dari Erdős

TLDR

Kemajuan AI dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya masalah Erdős, menunjukkan potensi besar dalam penelitian matematika.
Model AI terbaru telah menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam pemecahan masalah matematika yang sebelumnya sulit dipecahkan.
Penerimaan dan penggunaan alat AI oleh matematikawan ternama mencerminkan perubahan dalam pendekatan penelitian matematika.
Neel Somani, seorang insinyur perangkat lunak dan peneliti sebelumnya, menemukan bahwa model AI terbaru dari OpenAI, ChatGPT versi 5.2, mampu memecahkan masalah matematika yang selama ini dianggap sulit bagi mesin. Ia memberikan waktu 15 menit dan model AI itu berhasil memberikan solusi lengkap yang juga diverifikasi dengan alat formaliasi bernama Harmonic.Model tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam penalaran matematika, bahkan mampu mengutip teorema klasik seperti Legendre dan Bertrand serta menemukan solusi yang berbeda dan lebih lengkap dari solusi yang pernah dipublikasikan oleh matematikawan Harvard, Noam Elkies. Hal ini menunjukkan AI mulai mampu maju melewati batas sebelumnya.Setelah rilis GPT 5.2, semakin banyak masalah matematika terbuka yang berhasil diselesaikan. Sejak Natal, ada 15 masalah dari koleksi masalah terbuka yang dikemukakan oleh Paul Erdős yang berhasil diselesaikan, dan sebagian besar menggunakan bantuan AI. Ini menunjukkan bahwa AI mulai diaplikasikan secara nyata dalam komunitas matematika.Matematikawan terkenal Terence Tao mengamati bahwa AI sangat cocok untuk menangani sejumlah besar masalah Erdős yang memang relatif mudah tapi tersembunyi, sehingga diharapkan banyak masalah sederhana tersebut dapat selesai hanya dengan metode AI. Transformasi lain adalah penggunaan formaliasi matematika dengan alat seperti Lean dan Harmonic, yang mempercepat validasi serta perpanjangan solusi matematika.Pendiri Harmonic, Tudor Achim, menyatakan yang paling penting bukan jumlah masalah yang diselesaikan, melainkan kenyataan bahwa para matematikawan profesional mulai menggunakan alat AI dalam riset mereka. Ini menandai titik balik penerimaan AI sebagai alat bantu kredibel di bidang matematika dan ilmu komputer.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.