Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Startup Depthfirst Gunakan AI untuk Lindungi Perangkat Lunak dari Serangan Siber

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
14 Jan 2026
62 dibaca
2 menit
Startup Depthfirst Gunakan AI untuk Lindungi Perangkat Lunak dari Serangan Siber

AI summary

Depthfirst mengembangkan solusi AI untuk melindungi perusahaan dari ancaman siber.
Pendanaan yang diterima akan digunakan untuk pengembangan produk dan penelitian.
Pengalaman pendiri Depthfirst di perusahaan besar memberikan keunggulan dalam keamanan siber.
Dalam era digital saat ini, serangan siber semakin canggih karena pelaku kejahatan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk melakukan aksi mereka secara otomatis dan cepat. Kondisi ini menjadi tantangan besar karena software kini ditulis lebih cepat daripada kemampuannya untuk diamankan secara manual.Untuk mengatasi masalah ini, Depthfirst, sebuah startup keamanan siber yang baru didirikan Oktober 2024, menawarkan solusi berbasis AI yang disebut General Security Intelligence. Platform ini membantu perusahaan memindai kode dan alur kerja untuk mendeteksi potensi bahaya serta melindungi dari kebocoran kredensial.Pendanaan sebesar 40 juta dolar yang didapat Depthfirst dari investornya seperti Accel Partners dan lainnya akan digunakan untuk memperkuat tim riset dan pengembangan produk. Para pendiri Depthfirst memiliki pengalaman dari perusahaan teknologi ternama seperti Amazon, Databricks, Square, dan Google DeepMind.AI memang digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mempercepat pembuatan malware, serangan rekayasa sosial, dan eksploitasi celah keamanan. Namun, hal ini juga memacu sektor pertahanan siber untuk mengadopsi AI agar dapat melindungi sistem mereka dengan lebih baik dan real-time.Depthfirst sudah menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan besar seperti AngelList, Lovable, dan Moveworks. Mereka berkomitmen untuk membantu mengatasi serangan yang didorong AI dan menjaga keamanan perangkat lunak dari berbagai jenis ancaman yang semakin kompleks.

Experts Analysis

Qasim Mithani
Pertahanan siber harus bertransformasi seiring perkembangan otomatisasi serangan yang didorong AI, dan Depthfirst berupaya menjadi solusi yang memadukan keamanan dan AI secara menyeluruh.
Daniele Perito
Memanfaatkan pengalaman saya di risiko keamanan, penting bagi setiap perusahaan untuk mengintegrasikan platform yang dapat memonitor seluruh ekosistem perangkat lunak untuk mengantisipasi ancaman dengan cepat.
Editorial Note
Kehadiran Depthfirst menunjukkan bahwa pertarungan antara serangan dan pertahanan siber semakin berlapis dengan AI sebagai senjata utama keduanya. Ini menandai era baru dimana keamanan siber tidak hanya bergantung pada reaksi manual tapi memerlukan otomatisasi dan kecerdasan yang adaptif untuk bisa bertahan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.