Deepgram Raih Pendanaan 130 Juta Dolar, Tembus Valuasi 1,3 Miliar Dolar
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
13 Jan 2026
263 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Permintaan untuk teknologi AI suara meningkat pesat di berbagai sektor.
Deepgram berhasil menarik perhatian investor besar dan mengumpulkan dana untuk ekspansi.
Akuisisi Ofone menunjukkan fokus Deepgram pada aplikasi praktis dalam industri restoran.
Penggunaan AI suara dalam penjualan, pemasaran, dukungan pelanggan, dan aplikasi konsumen meningkat drastis akhir-akhir ini. Hal ini mendorong Deepgram untuk mengumpulkan dana sebesar 130 juta dolar AS dalam putaran pendanaan Seri C, yang membawanya ke valuasi 1,3 miliar dolar AS. Investor lama dan baru ikut berpartisipasi, termasuk perusahaan terkenal seperti Twilio dan SAP.
Deepgram memiliki berbagai model AI suara seperti text-to-speech dan speech-to-text, serta platform dan API untuk pengenalan percakapan dengan latensi rendah. Layanannya sudah digunakan lebih dari 1.300 organisasi, mulai dari startup hingga perusahaan besar, termasuk aplikasi notulensi rapat dan agen suara.
CEO Deepgram, Scott Stephenson, mengatakan meski perusahaan sudah menguntungkan, mereka memutuskan untuk mengumpulkan dana karena pasar voice AI makin luas dan ingin mempercepat pertumbuhan. Dana ini akan digunakan untuk ekspansi global serta pengembangan dukungan bahasa yang lebih beragam, sekaligus fokus pada sektor restoran yang mulai mengadopsi voice AI untuk menerima pesanan.
Deepgram mengakuisisi Ofone, startup yang mengembangkan solusi voice AI untuk restoran cepat saji yang dipercaya mampu mencapai akurasi lebih dari 93% dalam menerima pesanan. Meski tantangan masih ada, seperti pengalaman buruk sebelumnya di beberapa restoran, voice AI saat ini mulai memberikan pengalaman lebih alami yang berpotensi menjadi interaksi positif pertama bagi banyak orang dengan teknologi ini.
Analis memprediksi pasar voice AI akan tumbuh lebih dari 30% per tahun dan mencapai nilai 14 hingga 20 miliar dolar AS pada tahun 2030. Dengan pertumbuhan ini, perusahaan penyedia model dan API voice AI berpotensi menjadi perusahaan bernilai miliaran dolar yang menjadi tulang punggung pengembangan solusi suara di berbagai sektor.
Analisis Ahli
Elizabeth de Saint-Aignan
Voice AI kini semakin banyak digunakan oleh perusahaan dalam proses bisnis mereka, dan Deepgram menjadi salah satu kekuatan utama di bidang ini. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus menekan biaya operasional perusahaan.
