Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Instagram Klarifikasi Email Reset Kata Sandi, Benarkah Data 17,5 Juta Akun Bocor?

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
12 Jan 2026
110 dibaca
1 menit
Instagram Klarifikasi Email Reset Kata Sandi, Benarkah Data 17,5 Juta Akun Bocor?

AI summary

Instagram mengklaim tidak ada pelanggaran meskipun ada laporan tentang permintaan reset kata sandi yang mencurigakan.
Malwarebytes melaporkan bahwa data sensitif dari jutaan akun Instagram tersedia di dark web.
Instagram telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak luar meminta reset kata sandi.
Instagram menghadapi masalah di mana beberapa penggunanya menerima email permintaan reset kata sandi yang terlihat mencurigakan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa platform tersebut telah mengalami pelanggaran keamanan data.Namun, Instagram dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak mengalami kebocoran data atau pelanggaran sistem yang membahayakan data pengguna. Mereka mengklaim hanya ada masalah teknis yang memungkinkan pihak ketiga mengirim email reset kata sandi untuk sejumlah pengguna.Sementara itu, perusahaan antivirus Malwarebytes memposting informasi bahwa data sensitif dari 17,5 juta akun Instagram telah dicuri dan dijual di dark web. Data tersebut mencakup informasi pribadi seperti nama pengguna, alamat fisik, nomor telepon, dan alamat email.Instagram menanggapi klaim tersebut dengan mengumumkan bahwa mereka telah memperbaiki masalah yang ditemukan dan meminta pengguna untuk mengabaikan email reset kata sandi yang diterima. Namun, Instagram tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai siapa pihak eksternal yang terlibat atau bagaimana masalah ini bisa terjadi.Kasus ini menarik perhatian publik terkait keamanan data pribadi di platform media sosial dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana Instagram akan meningkatkan perlindungan pengguna agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Experts Analysis

Ahli Keamanan Siber Dr. Rian Santoso
Kasus ini menandakan perlunya Instagram untuk meningkatkan audit keamanan internal dan transparansi kepada pengguna agar potensi eksploitasi bisa dicegah sejak dini dan tidak merugikan jutaan pengguna.
Editorial Note
Instagram berusaha meredam kepanikan dengan mengklaim tidak ada pelanggaran data, namun klaim dari Malwarebytes menunjukkan ada celah serius yang perlu segera dievaluasi lebih dalam. Kurangnya transparansi dari Instagram mengenai pihak eksternal yang terlibat hanya menambah keraguan dan menurunkan kepercayaan pengguna pada keamanan platform mereka.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.