Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Xiaomi SU7 Terbaru Tawarkan Jarak Tempuh 900km dan Fitur Canggih Kejar Tesla

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
SCMP SCMP
07 Jan 2026
290 dibaca
2 menit
Xiaomi SU7 Terbaru Tawarkan Jarak Tempuh 900km dan Fitur Canggih Kejar Tesla

Rangkuman 15 Detik

Xiaomi meluncurkan SU7 yang baru dengan jangkauan lebih dari 900 km.
Harga SU7 yang baru lebih tinggi dibandingkan versi sebelumnya, tetapi menawarkan fitur tambahan.
Xiaomi berusaha untuk bersaing lebih ketat dengan Tesla di pasar kendaraan listrik.
Xiaomi baru saja mengumumkan versi terbaru dari mobil listrik mereka, SU7, yang kini mampu menempuh jarak lebih dari 900 kilometer dengan satu kali pengisian baterai. Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan model sebelumnya. Perusahaan berambisi untuk memenangkan pasar yang semakin kompetitif di Tiongkok, khususnya dalam menghadapi Tesla. Model terbaru SU7 ini juga dilengkapi dengan teknologi canggih seperti lidar dan radar 4D milimeter-wave yang membantu pengemudian otomatis. Chip yang digunakan mampu menjalankan 700 tera operasi per detik, menjadikannya salah satu mobil dengan sistem self-driving yang sangat maju. Harga kendaraan ini mengalami kenaikan sekitar 6,5 persen dibanding versi yang diluncurkan pada awal tahun, mulai dari 229.900 yuan atau setara Rp 549.76 ribu (US$32.920) . Kenaikan harga ini disebabkan oleh bertambahnya fitur dan biaya produksi yang meningkat. Perbedaan harga antara SU7 versi entry-level dan Tesla Model 3 semakin tipis hanya sekitar 5.600 yuan. Ini menunjukkan Xiaomi berusaha menawarkan opsi yang kompetitif dan nilai lebih bagi pelanggan yang mencari mobil listrik premium namun dengan harga menarik. Pendiri Xiaomi, Lei Jun, menegaskan bahwa meskipun harga naik, pelanggan akan mendapatkan nilai lebih lewat fitur-fitur baru dan performa yang meningkat. Xiaomi berharap facelift SU7 ini dapat terus mendukung pertumbuhan penjualan dan menjaga posisi di pasar mobil listrik yang sangat dinamis.

Analisis Ahli

Lei Jun
Menaikkan harga sejalan dengan peningkatan biaya produksi dan fitur baru merupakan strategi wajar untuk menjaga kualitas dan daya saing produk.
Analis Otomotif
Inovasi dalam jarak tempuh dan sistem pengemudian otomatis akan menjadi kunci sukses di pasar mobil listrik yang semakin padat.