AI summary
Ryzen AI 400 menawarkan peningkatan kecil dalam kinerja dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Laptop dengan Ryzen AI 400 akan bersaing ketat dengan produk baru dari Intel dan Qualcomm. AMD berharap untuk memperluas jangkauannya dengan prosesor 'Strix Halo' yang lebih terjangkau. Pada tahun 2024, AMD memperkenalkan chip laptop Ryzen AI 300 'Strix Point' yang sukses mendapatkan tempat di pasar karena kombinasi harga, performa, dan efisiensi baterai yang baik. Meskipun awalnya disambut dengan skeptisisme, chip ini kini dianggap sebagai salah satu pilihan terbaik di laptop canggih.Di CES 2024, AMD meluncurkan penerus dari seri tersebut, yaitu Ryzen AI 400 yang dikenal dengan nama kode 'Gorgon Point'. Namun, chip ini tidak menghadirkan perubahan besar dalam arsitektur karena masih menggunakan inti CPU Zen 5 dan GPU RDNA 3.5 yang sama dengan pendahulunya.Perbedaan utama Ryzen AI 400 adalah peningkatan kecil pada frekuensi CPU dan GPU, peningkatan bandwidth memori, dan NPU AI yang lebih cepat di model tertinggi dengan kemampuan 60 TOPS, sedikit lebih tinggi dari generasi sebelumnya yang menawarkan 55 TOPS.Laptop dengan chip Ryzen AI 400 akan mulai tersedia di kuartal pertama 2026 dari berbagai produsen laptop seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo. Mereka akan bersaing langsung dengan chip baru dari Intel dan Qualcomm yang juga akan hadir di kapan yang mirip.AMD juga mengumumkan dua varian baru yang lebih terjangkau, yaitu Ryzen AI Max Plus 'Strix Halo', yang diharapkan membawa kemampuan grafis terintegrasi yang kuat ke pasar dengan harga yang lebih masuk akal, memperluas jangkauan teknologi AI AMD di laptop.
AMD tampaknya memilih strategi konservatif yang mengedepankan stabilitas dan penyempurnaan daripada perubahan radikal dalam Ryzen AI 400, yang menunjukkan kepercayaan pada arsitektur Zen 5 yang sudah solid. Namun, tanpa inovasi signifikan, AMD harus memperhatikan bagaimana Intel dan Qualcomm mengembangkan teknologi mereka agar tidak tertinggal dalam persaingan AI dan efisiensi daya.