Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Cermin Pintar di CES 2026: Mengukur Usia Biologis Kamu Tanpa Sentuhan

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
06 Jan 2026
108 dibaca
2 menit
Cermin Pintar di CES 2026: Mengukur Usia Biologis Kamu Tanpa Sentuhan

AI summary

Longevity Mirror menawarkan analisis kesehatan yang tidak invasif dan menarik.
Teknologi kesehatan sedang berkembang dengan fokus pada pencegahan dan pemantauan kesehatan.
Pengguna harus bersikap skeptis terhadap akurasi metrik yang dihasilkan oleh perangkat seperti cermin pintar.
Di CES 2026, sebuah cermin pintar bernama Longevity Mirror dari Nuralogix diperkenalkan yang mampu mengukur berbagai indikator kesehatan hanya dengan mengambil selfie selama 30 detik. Teknologi yang digunakan disebut transdermal optical imaging yang menganalisis aliran darah di wajah, dan kemudian menghitung skor usia biologis seseorang dari 1 hingga 100.Selain prediksi usia biologis, cermin ini juga mampu mengukur detak jantung, tekanan darah, risiko penyakit kardiovaskular, kesehatan metabolik, dan kondisi mental. Hasil pengukuran tersebut cukup akurat dibanding alat wearable populer seperti smartwatch, meski beberapa data seperti indeks massa tubuh (BMI) masih kurang tepat jika tidak dimasukkan data tinggi dan berat badan secara manual.Harga perangkat ini adalah 899 dolar AS dengan satu tahun layanan termasuk di dalamnya. Jika ingin layanan tambahan seperti konsultasi dengan profesional kesehatan, pengguna harus membayar biaya tambahan 399 dolar AS per tahun. Setelah tahun pertama, biaya langganan dasar akan dikenai 99 dolar AS per tahun.Dalam tren kesehatan di CES tahun ini, berbagai perusahaan juga memperkenalkan teknologi untuk mengantisipasi penuaan dan memperpanjang umur melalui pemantauan kesehatannya, seperti smart scale dari Withings dan alat analisa hormon serta pelacak kesehatan dari Whoop dan Oura.Walau menarik, pemakaian teknologi ini perlu diimbangi dengan sikap kritis karena hasil pengukuran tidak sepenuhnya sempurna dan masih bergantung pada validasi klinis. Namun, pendekatan non-kontak tanpa memerlukan sampel darah atau cairan tubuh tentu menghadirkan kemudahan yang patut diapresiasi.

Experts Analysis

Dr. Elizabeth Blackburn
Ini merupakan contoh teknologi menarik yang menggabungkan biometrik dan intelijen buatan untuk mengestimasi usia biologis, tapi penting untuk melakukan validasi ilmiah yang ketat sebelum bisa dijadikan alat diagnostik yang dapat diandalkan.
Prof. Eric Topol
Kemajuan dalam teknologi non-invasif seperti ini sangat menjanjikan untuk preventif kesehatan, namun faktor-faktor eksternal dan data pribadi harus ditangani dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman pada pasien.
Editorial Note
Teknologi seperti Longevity Mirror menghadirkan peluang besar dalam pemantauan kesehatan yang mudah dan cepat tanpa merasa invasif bagi pengguna. Namun, pengguna harus tetap waspada terhadap batasan teknologi ini dan tidak menggantungkan semua keputusan kesehatan hanya pada skor yang dihasilkan tanpa konsultasi medis profesional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.