Samsung Z TriFold: Tablet dan Telepon Lipat Masa Depan dengan Dua Engsel
Teknologi
Gadgets dan Wearable
05 Jan 2026
71 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
TriFold menawarkan pengalaman baru dalam penggunaan ponsel lipat dengan fitur yang inovatif.
DeX di TriFold memberikan kemampuan mirip komputer yang menarik untuk pengguna produktif.
Harga TriFold kemungkinan akan sangat tinggi, tetapi mungkin sepadan dengan fitur yang ditawarkan.
Samsung menghadirkan Z TriFold, sebuah ponsel lipat dengan dua engsel yang memungkinkan perangkat ini berubah menjadi tablet besar. Dengan desain yang tipis saat dibuka penuh, Z TriFold menawarkan fleksibilitas lebih dibandingkan model lipat satu engsel yang umum ditemukan di pasaran saat ini.
Meskipun harganya diperkirakan sangat mahal dan belum resmi dirilis di AS, perangkat ini sudah bisa dinikmati dan diuji di Korea Selatan. Pengalaman menggunakan TriFold menunjukkan betapa mudahnya mengubah perangkat dari ponsel ke tablet hanya dengan melipat dan membuka engselnya.
Fitur modern seperti mode DeX membuat Z TriFold bukan sekadar ponsel lipat biasa. Pengguna bisa mendapatkan pengalaman desktop dengan banyak jendela aplikasi tanpa perlu monitor tambahan, menjadikannya alat kerja yang potensial bagi mereka yang aktif bekerja di mana saja.
Dengan desain ergonomis, meski tebal saat dilipat, perangkat ini tetap nyaman disimpan dalam saku yang cukup luas. Namun, pengguna harus berhati-hati dalam melipat agar kamera tidak tertekan, karena ada sensitivitas haptic yang memberikan peringatan saat lipatan salah dilakukan.
Samsung Z TriFold berhasil menggabungkan fungsi ponsel, tablet, dan komputer dalam satu perangkat yang stylish, praktis, dan canggih. Ini adalah langkah maju bagi teknologi gadget yang bisa memudahkan pengguna dalam berbagai aktivitas tanpa perlu membawa banyak perangkat.
Analisis Ahli
Blake Gaiser
TriFold membuka era baru perangkat lipat dengan menawarkan mode desktop penuh di luar monitor eksternal, menjadikannya alat produktivitas yang solid.Allison Johnson
Eksperimen teknologi lipat dua engsel ini mengubah cara kita berinteraksi dengan gadget, menciptakan jembatan nyata antara ponsel, tablet, dan laptop.
