Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lonjakan Penipuan ATM Bitcoin di AS Picu Regulasi Baru Jadi Mendesak

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (3mo ago) cyber-security (3mo ago)
03 Jan 2026
174 dibaca
2 menit
Lonjakan Penipuan ATM Bitcoin di AS Picu Regulasi Baru Jadi Mendesak

Rangkuman 15 Detik

Mata uang kripto berpotensi menimbulkan risiko tinggi bagi pengguna akibat penipuan.
Kerugian akibat penipuan dengan menggunakan ATM Bitcoin meningkat tajam dari tahun ke tahun.
Regulasi yang lebih ketat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari kejahatan siber terkait mata uang kripto.
Penggunaan mesin ATM Bitcoin di Amerika Serikat telah semakin meluas dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengirim uang ke seluruh dunia dengan cepat. Namun, kemudahan ini juga membawa risiko besar yaitu peningkatan penipuan yang merugikan banyak orang. Pada tahun 2025, warga AS mengalami kerugian lebih dari Rp 5.56 triliun (US$333 juta) akibat penipuan yang memanfaatkan mesin ATM Bitcoin. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4.17 triliun (US$250 juta) , dan bahkan lebih dari dua kali lipat dari tahun 2023. Mesin ATM Bitcoin sendiri saat ini jumlahnya ada lebih dari 45.000 unit di seluruh Amerika Serikat. Mesin ini memungkinkan pengguna menyetor uang tunai dan mengirimkannya langsung ke dompet digital, namun transaksi ini sulit dilacak dan sangat sulit untuk dikembalikan jika terjadi penipuan. Menurut Amy Nofziger, direktur dukungan korban penipuan AARP, saat ini metode pembayaran menggunakan kripto adalah cara favorit para penipu dan menjadi masalah besar yang harus segera ditangani. Karena itu, AARP mendesak pemerintah dan parlemen AS untuk menerapkan pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan ATM Bitcoin. Sebagian negara bagian di AS sudah mulai memberlakukan regulasi terkait ATM kripto, bahkan ada beberapa daerah yang memilih untuk melarang mesin ATM ini beroperasi demi melindungi masyarakat dari kerugian yang terus meningkat.

Analisis Ahli

Amy Nofziger
Permintaan pembayaran menggunakan kripto sekarang menjadi metode nomor satu yang paling disukai para penjahat, sehingga ini merupakan masalah besar yang perlu segera ditanggulangi.