AI summary
Pebble Round 2 menawarkan peningkatan signifikan dalam masa pakai baterai dan kualitas layar. Jam tangan ini dirancang untuk pengguna yang mencari smartwatch dasar dengan nuansa nostalgia. Core Devices berkomitmen untuk melanjutkan warisan merek Pebble dengan produk yang lebih modern dan fungsional. Pebble kembali meluncurkan smartwatch baru bernama Pebble Round 2 yang merupakan penerus dari seri Time Round lebih dari sepuluh tahun lalu. Perangkat ini hadir dengan layar yang lebih besar yaitu 1,3 inci tanpa bezel tebal seperti model sebelumnya supaya tampilannya lebih modern dan menarik.Salah satu peningkatan utama adalah masa pakai baterai yang kini bisa bertahan hingga dua minggu, jauh lebih lama dibandingkan pendahulunya yang hanya mampu dua hari dalam satu kali pengisian. Pebble Round 2 menggunakan layar e-paper berwarna dengan resolusi 260 x 260 piksel yang memenuhi seluruh bagian layarnya.Smartwatch ini dapat dipakai dengan perangkat iOS dan Android. Namun, fitur balas pesan melalui suara saat ini baru dapat dijalankan di Android, sementara untuk pengguna iOS khususnya Eropa akan mendapatkan fitur ini dalam waktu dekat. Perangkat juga dilengkapi dengan dua mikrofon untuk mendukung interaksi suara.Pebble Round 2 hadir dalam tiga pilihan warna yaitu rose gold, hitam, dan silver, dengan beberapa ukuran tali yang mudah diganti untuk menyesuaikan gaya dan kenyamanan pengguna. Meski smartwatch ini dapat melacak aktivitas dasar seperti langkah dan tidur, perangkat ini tidak ditujukan untuk penggunaan fitness profesional atau olahraga berat.Peluncuran ini menandai usaha pendiri asli Pebble, Eric Migicovsky, melalui perusahaannya Core Devices untuk menghidupkan kembali merek Pebble yang sempat diambil alih Google. Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan smartwatch dengan desain klasik dan fitur sederhana namun efisien.
Peluncuran Pebble Round 2 menunjukkan bahwa ada pasar yang masih menghargai desain minimalis dan masa pakai baterai lama dibandingkan fitur canggih yang berat. Namun, fokus pada fungsi dasar membuatnya sulit bersaing langsung dengan merek seperti Garmin yang menguasai segmen fitness dan olahraga profesional.