Nvidia Dikejar Pesanan 2 Juta Chip H200 dari Perusahaan China Tahun 2026
Teknologi
Kecerdasan Buatan
31 Des 2025
83 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Nvidia menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan chip H200 dari perusahaan China.
Permintaan chip H200 dapat memengaruhi pasokan global dan hubungan perdagangan antara AS dan China.
Keputusan pemerintah AS baru-baru ini memungkinkan ekspor chip H200 ke China setelah periode pembatasan.
Perusahaan teknologi di China telah menempatkan pesanan lebih dari 2 juta chip H200 dari Nvidia untuk penggunaan tahun 2026. Sementara itu, Nvidia hanya memiliki stok sekitar 700.000 unit chip H200 saat ini. Kebutuhan yang jauh melebihi stok ini membuat Nvidia harus meningkatkan produksi chip tersebut.
Untuk menghadapi lonjakan permintaan ini, Nvidia sudah meminta Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Produksi tambahan ini akan mulai berjalan pada kuartal kedua tahun 2026, agar bisa memenuhi pesanan besar dari perusahaan teknologi di China.
Namun, ada kekhawatiran bahwa pasokan chip AI di pasar global dapat semakin ketat karena tingginya permintaan dari China. Nvidia harus bisa mengatur dengan baik distribusi chip agar bisa memenuhi kebutuhan dari berbagai pelanggan di seluruh dunia.
Permasalahan lain yang muncul adalah regulasi ekspor. Pengiriman chip H200 dari Nvidia ke China baru saja mendapat izin dari pemerintahan AS yang sebelumnya dibatasi. Proses pengeluaran izin ini masih menjadi hal yang sensitif karena ketegangan politik dan keamanan antara kedua negara tetap tinggi.
Keseluruhan situasi menunjukkan bagaimana teknologi AI kini menjadi sektor yang sangat strategis dan persaingan di belakang layar sebagai kekuatan ekonomi dan geopolitik makin tajam. Perusahaan seperti Nvidia dan TSMC sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan global.
Analisis Ahli
Jensen Huang
Permintaan yang tinggi menunjukkan pertumbuhan pesat AI di China, tapi juga menuntut produksi dan inovasi lebih cepat untuk menjaga keunggulan teknologi.Lisa Su
Kemitraan dengan TSMC sangat krusial agar permintaan global bisa terpenuhi, terutama saat kapasitas produksi chip mulai semakin menipis.

