Apple Buka Akses Penuh Fitur untuk Perangkat Pihak Ketiga di Uni Eropa
Courtesy of CNBCIndonesia

Apple Buka Akses Penuh Fitur untuk Perangkat Pihak Ketiga di Uni Eropa

Memberikan aksesibilitas dan kompatibilitas fitur yang lebih luas bagi perangkat wearable pihak ketiga di ekosistem iOS sesuai aturan Uni Eropa, sehingga menciptakan persaingan yang lebih adil dan ekosistem digital yang lebih terbuka.

24 Des 2025, 20.20 WIB
241 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Apple mengimplementasikan perubahan untuk memenuhi regulasi Uni Eropa terkait interoperabilitas.
  • Fitur baru seperti proximity pairing dan akses notifikasi akan meningkatkan pengalaman pengguna perangkat pihak ketiga.
  • Komisi Eropa mendorong langkah-langkah yang mendukung persaingan yang lebih sehat di pasar digital.
Jakarta, Indonesia - Komisi Eropa mengapresiasi langkah Apple yang memperbarui sistem operasi iOS versi 26.3 dengan menambah dukungan interoperabilitas antar perangkat. Pembaruan ini merupakan efek dari regulasi Digital Markets Act (DMA) yang diterapkan Uni Eropa demi menciptakan kompetisi yang lebih adil di dunia digital.
Salah satu aturan yang diwajibkan DMA adalah Apple harus memberi akses kepada aksesori pihak ketiga untuk fitur-fitur tertentu yang selama ini hanya dinikmati oleh perangkat Apple sendiri. Contohnya, sekarang produsen perangkat wearable di Uni Eropa bisa menggunakan fitur proximity pairing yang sebelumnya eksklusif untuk AirPods dan perangkat Apple.
Fitur proximity pairing memudahkan perangkat seperti earbud pihak ketiga untuk langsung terhubung dengan iPhone atau iPad hanya dengan mendekatkan perangkat tersebut. Proses ini dipermudah hanya dengan satu ketukan saja tanpa langkah rumit seperti sebelumnya.
Selain itu, Apple juga membuka kemampuan bagi aksesori pihak ketiga seperti jam tangan pintar agar dapat menerima, menampilkan, dan merespons notifikasi yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh Apple Watch. Namun, ada aturan bahwa notifikasi hanya dapat diteruskan ke satu perangkat saja secara bersamaan.
Komisi Eropa menyatakan seluruh fitur ini akan ditargetkan bisa digunakan secara penuh di seluruh Uni Eropa pada tahun 2026. Pembaruan iOS 26.3 diperkirakan akan resmi dirilis oleh Apple pada akhir Januari mendatang, namun hanya berlaku bagi perangkat iPhone dan iPad di wilayah Uni Eropa.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251224160845-37-697097/apple-menyerah-iphone-makin-mirip-hp-android

Analisis Ahli

Tim Cook
"Membuka akses ini adalah bentuk adaptasi Apple terhadap regulasi, namun kami tetap utamakan kualitas dan keamanan pengguna."
Margrethe Vestager
"DMA berhasil memaksa raksasa teknologi membuka pasar lebih adil, dan pembaruan Apple adalah bukti keseriusan regulasi ini."

Analisis Kami

"Apple tampak menanggapi regulasi Uni Eropa dengan strategis lewat pembaruan iOS yang memungkinkan akses pihak ketiga tanpa mengorbankan ekosistemnya secara total. Ini adalah langkah penting yang bisa menjadi model bagi regulasi dan pembaruan teknologi di wilayah lain, tapi tetap menjaga kontrol Apple atas pengalaman pengguna mereka."

Prediksi Kami

Ke depan, ekosistem digital di Uni Eropa akan semakin kompetitif dengan lebih banyak aksesori pihak ketiga yang kompatibel penuh dengan perangkat Apple, diikuti oleh peningkatan inovasi dan pilihan bagi konsumen.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dihadirkan Apple melalui iOS 26.3?
A
Apple menghadirkan pembaruan interoperabilitas melalui sistem operasi iOS 26.3.
Q
Apa tujuan dari Digital Markets Act?
A
Tujuan dari Digital Markets Act adalah untuk menciptakan persaingan yang lebih adil di ekosistem digital.
Q
Bagaimana fitur proximity pairing berfungsi?
A
Fitur proximity pairing memungkinkan perangkat pihak ketiga dipasangkan dengan iPhone atau iPad hanya dengan mendekatkannya.
Q
Siapa yang memberikan apresiasi terhadap pembaruan Apple?
A
Apresiasi terhadap pembaruan Apple diberikan oleh Komisi Eropa.
Q
Kapan iOS 26.3 diperkirakan akan dirilis secara resmi?
A
iOS 26.3 diperkirakan akan dirilis secara resmi pada akhir Januari mendatang.