
Courtesy of TechCrunch
Marissa Mayer Luncurkan Dazzle, Startup AI Asisten Pribadi Baru Bernilai Rp 584.50 miliar ($35 Juta)
Menginformasikan bahwa Marissa Mayer membentuk startup baru, Dazzle, yang berfokus pada asisten pribadi generatif AI dengan pendanaan awal sebesar $8 juta, menandai langkah baru setelah kegagalan startup sebelumnya dan menunjukkan potensi besar di bidang AI konsumen.
23 Des 2025, 23.48 WIB
214 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Marissa Mayer mencoba untuk membangun kembali reputasinya dengan Dazzle setelah kegagalan Sunshine.
- Dazzle telah menarik perhatian investor terkemuka, menunjukkan potensi untuk sukses di pasar AI konsumen.
- Startup ini menekankan pentingnya belajar dari pengalaman masa lalu untuk menciptakan produk yang lebih baik.
Amerika Serikat - Marissa Mayer, mantan CEO Yahoo, telah membuat langkah baru di dunia teknologi dengan meluncurkan startup baru bernama Dazzle, yang fokus pada pengembangan asisten pribadi berbasis AI generatif. Ini dilakukan setelah dia menutup perusahaan sebelumnya, Sunshine, yang tidak berhasil menarik banyak pengguna karena masalah desain dan privasi. Mayer menilai bahwa Dazzle memiliki potensi lebih besar dan dampak yang lebih luas dibandingkan proyek sebelumnya.
Dazzle telah mendapatkan pendanaan awal sebesar Rp 133.60 miliar ($8 juta) dengan valuasi Rp 584.50 miliar ($35 juta) . Pendanaan ini dipimpin oleh Kirsten Green dari Forerunner Ventures, yang dikenal berhasil mendukung berbagai merek konsumen terkenal seperti Warby Parker dan Dollar Shave Club. Selain itu, beberapa investor lain seperti Kleiner Perkins dan Greycroft juga ikut berpartisipasi dalam pendanaan tersebut.
Sunshine, yang sebelumnya dikenal sebagai Lumi Labs, awalnya meluncurkan aplikasi berlangganan untuk manajemen kontak namun menghadapi banyak kritik. Isu privasi muncul karena aplikasi mengambil data alamat rumah dari database publik. Upaya Sunshine untuk memperluas fitur ke manajemen acara dan berbagi foto berbasis AI juga kurang mendapat respons positif dari pengguna, sehingga membuat perusahaan itu akhirnya ditutup.
Dengan pengalaman dari kegagalan Sunshine, Mayer ingin membangun Dazzle dengan fokus yang lebih besar pada produk yang punya dampak luas dan lebih mudah diakses oleh banyak orang. Ia mengakui tantangan sebelumnya terlalu sederhana dan kurang memikat, sehingga sekarang dia berharap Dazzle bisa menjadi terobosan baru dalam penggunaan AI yang mengubah cara orang hidup dan bekerja.
Dazzle dijadwalkan keluar dari tahap pengembangan rahasia pada awal tahun depan. Saat ini, situs web dazzle.ai masih terkunci dan belum bisa diakses publik. Dengan pengalaman Mayer yang pernah berkontribusi besar pada Google dan Yahoo, serta dukungan investor kuat, Dazzle berpotensi menjadi pemain penting dalam revolusi AI konsumen yang sedang berkembang.
Referensi:
[1] https://techcrunch.com/2025/12/23/marissa-mayers-new-startup-dazzle-raises-8m-led-by-forerunners-kirsten-green/
[1] https://techcrunch.com/2025/12/23/marissa-mayers-new-startup-dazzle-raises-8m-led-by-forerunners-kirsten-green/
Analisis Ahli
Kirsten Green
"Investasi di Dazzle menunjukkan keyakinan pada potensi AI konsumen yang mulai matang dan siap untuk pertumbuhan besar."
Analisis Kami
"Langkah Marissa Mayer untuk bertransformasi dari kegagalan sebelumnya ke startup AI baru menunjukkan ketangguhan yang langka di dunia teknologi. Dengan pendanaan yang kuat dan pengalaman yang mendalam, Dazzle berpotensi memimpin evolusi asisten pribadi berbasis AI yang lebih manusiawi dan fungsional di masa depan."
Prediksi Kami
Dazzle kemungkinan akan menjadi salah satu pionir dalam gelombang baru bisnis AI konsumen dengan asisten pribadi yang inovatif, dan bisa menarik perhatian besar dari pasar teknologi serta investor lainnya di tahun-tahun mendatang.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa Marissa Mayer dan apa perannya dalam Dazzle?A
Marissa Mayer adalah mantan CEO Yahoo dan pendiri Dazzle, yang fokus pada asisten pribadi berbasis AI.Q
Apa tujuan dari startup Dazzle?A
Tujuan dari Dazzle adalah untuk membangun generasi berikutnya dari asisten pribadi yang lebih canggih.Q
Mengapa Sunshine dianggap gagal?A
Sunshine dianggap gagal karena produk-produk yang diluncurkan tidak berhasil menarik pengguna dan menghadapi kritik mengenai privasi.Q
Siapa yang memimpin putaran pendanaan Dazzle?A
Putaran pendanaan Dazzle dipimpin oleh Kirsten Green dari Forerunner Ventures.Q
Apa yang membuat Dazzle berbeda dari Sunshine?A
Dazzle diharapkan memiliki dampak yang lebih besar dan ambisi yang lebih tinggi dibandingkan Sunshine.


