
Courtesy of Forbes
Persiapan Menghadapi Gelombang Panas Di Mulai Saat Musim Dingin Tiba
Mengajak pembaca dan pembuat kebijakan untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi gelombang panas ekstrem sejak musim dingin sebagai langkah penting mengurangi kematian dan kerugian akibat panas yang selama ini kurang diperhatikan.
17 Des 2025, 04.54 WIB
45 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Gelombang panas adalah risiko kesehatan serius yang perlu ditangani dengan serius.
- Penting untuk mempersiapkan infrastruktur dan kebijakan terkait panas saat suhu rendah.
- Ketidakadilan dalam dampak panas ekstrem harus menjadi fokus dalam perencanaan kota dan kebijakan kesehatan.
Amerika Serikat - Saat ini banyak wilayah di negara ini sedang mengalami cuaca sangat dingin yang menyebabkan berbagai masalah seperti pipa air yang membeku dan biaya pemanas yang naik tinggi. Namun, saat suhu dingin ini justru waktu terbaik untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi ancaman lain yang sangat berbahaya, yaitu gelombang panas ekstrem yang mematikan.
Gelombang panas adalah penyebab kematian akibat cuaca terbanyak di Amerika Serikat, melebihi jumlah kematian akibat badai, banjir, dan tornado. Lebih dari itu, banyak kematian yang sebenarnya disebabkan oleh penyakit jantung dan paru-paru yang diperparah oleh panas, namun jarang dicatat sebagai kematian akibat panas.
Sayangnya, perhatian dan anggaran untuk menghadapi panas ekstrem biasanya berkurang saat suhu mulai turun di musim gugur. Contohnya, pemerintahan saat ini malah melakukan pemotongan besar-besaran dana riset di badan seperti National Science Foundation, NIH, dan NASA yang sangat penting dalam mengembangkan sistem peringatan dan solusi mengatasi panas.
Beberapa kota sudah mulai melakukan inovasi sederhana yang efektif untuk mengurangi dampak panas, seperti menanam pohon, menggunakan material reflektif, dan menyediakan tempat berteduh. Pendekatan ini dianggap sebagai infrastruktur bersama yang penting untuk melindungi kesehatan dan mengurangi penggunaan energi secara berlebihan.
Namun ada juga hambatan besar dari aturan hukum di beberapa negara bagian yang membatasi pemerintah kota dalam membuat peraturan yang melindungi warga dari panas ekstrem. Jadi, semakin jelas bahwa untuk menghadapi ancaman panas yang makin serius, tindakan preventif harus dilakukan sejak suhu masih dingin dan didukung oleh kebijakan serta dana yang memadai.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/briancastrucci/2025/12/16/why-we-should-be-talking-about-heat-as-the-weather-cools/
[1] https://www.forbes.com/sites/briancastrucci/2025/12/16/why-we-should-be-talking-about-heat-as-the-weather-cools/
Analisis Ahli
Dr. Jennifer Vanos, ahli kesehatan lingkungan
"Persiapan dan respon terhadap panas harus dilakukan jauh-jauh hari untuk menyelamatkan nyawa, dan bukan hanya reaktif saat bencana terjadi."
Dr. Michael Mann, ahli iklim
"Pemotongan dana riset menghambat kemampuan kita memahami perubahan iklim dan menyesuaikan diri dengan risiko yang meningkat, termasuk panas ekstrem."
Analisis Kami
"Kesadaran dan tindakan preventif terhadap panas ekstrem harus menjadi prioritas sepanjang tahun, bukan hanya saat gelombang panas terjadi. Tanpa komitmen politik dan pendanaan yang memadai, langkah-langkah mitigasi yang efektif akan sulit diimplementasikan dan masyarakat yang paling rentan akan terus menderita."
Prediksi Kami
Jika persiapan menghadapi panas ekstrem terus mengabaikan musim dingin dan pendanaan riset tetap dipotong, jumlah kematian dan dampak kesehatan akibat gelombang panas akan meningkat drastis di masa depan.





