AI summary
Digantara beralih dari pemantauan ruang angkasa ke pelacakan rudal untuk memenuhi permintaan pemerintah. Startup ini telah meluncurkan satelit pemantauan ruang angkasa pertamanya dan menjalin kontrak dengan U.S. Space Command. Mereka berencana untuk memperluas kapasitas produksi dan infrastruktur di India serta memasuki pasar Eropa pada tahun 2026. Digantara, startup ruang angkasa asal India yang didirikan pada 2020, meraih pendanaan sebesar 50 juta dolar AS dalam putaran Seri B. Dana ini akan digunakan untuk memperluas teknologi sensor inframerah dan analitik untuk pengawasan ruang angkasa dan pelacakan misil. Pendanaan melibatkan investor baru dari Jepang dan serial entrepreneur terkenal.Awalnya fokus pada pengawasan debris dan objek berbahaya di ruang angkasa, Digantara kini mengembangkan teknologi untuk mendeteksi dan melacak peluncuran misil, memanfaatkan sensor berbasis ruang angkasa dan darat. Startup ini sudah memiliki satelit pengawasan pertama yang diluncurkan menggunakan roket SpaceX pada awal 2023.Startup yang berkantor pusat di Bengaluru membagi operasi di India dan Amerika Serikat untuk memenuhi regulasi keamanan nasional. Tim AS fokus membangun satelit untuk kebutuhan militer AS, sementara tim di India mengelola analitik dan pengolahan data. Digantara juga mendapat kontrak dari U.S. Space Command dan Missile Defense Agency.Untuk mendukung skala produksi, Digantara memiliki fasilitas manufaktur yang mampu memproduksi hingga lima satelit sekaligus di India, dengan rencana ekspansi besar di Andhra Pradesh yang bisa memproduksi 30 satelit sekaligus. Perusahaan menargetkan untuk meluncurkan 15 satelit selama dua tahun ke depan dan memperluas operasi ke Eropa.Pendapatan Digantara meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dalam dua tahun terakhir dan mereka menargetkan pendapatan tahunan 25 hingga 30 juta dolar AS dalam 18 bulan ke depan dengan mengandalkan kontrak dari sektor pertahanan dan pemerintah. Saat ini, perusahaan mempekerjakan sekitar 125 orang, kebanyakan insinyur.
Digantara menunjukkan kemajuan signifikan dalam integrasi teknologi antariksa dan pertahanan, yang sangat penting di tengah ketegangan geopolitik saat ini. Pendekatan mereka yang kombinasi antara pengembangan teknologi canggih dan kepatuhan regulasi nasional adalah kunci keberhasilan di industri yang sensitif ini.