TLDR
Fenomena air sungai yang menghilang disebabkan oleh aliran ke dalam rongga batugamping. Badan Geologi menegaskan bahwa kejadian ini bukan hal baru dan telah berlangsung lama. Masyarakat diharapkan tidak panik karena fenomena ini tidak berbahaya. Di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, fenomena air sungai yang tiba-tiba 'menghilang' di permukaan menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang. Masyarakat penasaran dengan penyebab air yang lenyap dari aliran sungai Batang Lalo tersebut.Badan Geologi melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Barat menjelaskan bahwa fenomena ini bukan hal baru dan telah berlangsung lama. Air sungai yang terlihat hilang di satu titik sebenarnya mengalir melalui jalur sungai bawah tanah dan muncul kembali di bagian hilir.Fenomena ini dipengaruhi oleh keberadaan batuan batugamping Perem yang berongga di dasar sungai. Rongga-rongga alami dalam batuan ini memungkinkan air masuk dan mengalir di bawah permukaan tanah, sehingga aliran air jadi tidak terlihat di atas tanah dalam beberapa bagian sungai.Batuan batugamping tersebut berada di bawah lapisan endapan aluvial dan memiliki karakteristik yang keras namun berongga. Aliran air yang masuk ke rongga ini adalah proses alamiah yang umum terjadi di daerah dengan batuan kapur seperti di Tanah Datar.Badan Geologi menegaskan fenomena ini tidak menimbulkan risiko gerakan tanah atau bencana alam lain. Masyarakat diajak untuk tidak khawatir berlebihan dan memahami bahwa ini adalah proses geologi normal yang terjadi di wilayah tersebut.