TLDR
Meta sedang mengubah strateginya dalam pengembangan AI dengan fokus pada keamanan. Model AI baru, Avocado, mungkin akan dikenakan biaya akses, berbeda dari pendekatan open source sebelumnya. Rekrutmen Alexandr Wang menunjukkan komitmen Meta untuk meningkatkan kualitas tim AI mereka. Meta kini sedang mengerjakan model AI terbaru bernama 'Avocado', yang berbeda dari model sebelumnya karena direncanakan untuk memberikan akses berbayar. Hal ini menandakan pergeseran strategi dari yang sebelumnya lebih mengutamakan open source ke pendekatan yang lebih tertutup demi alasan bisnis dan keamanan.Sebelumnya, Meta meluncurkan model Llama 4 yang dianggap kurang memuaskan dan sempat terlibat skandal manipulasi benchmark. Versi besar yang direncanakan dengan nama 'Behemoth' juga sempat tertunda dan akhirnya dibatalkan oleh sang CEO Mark Zuckerberg.Dalam upaya memperbaiki dan memperkuat riset AI, Zuckerberg kemudian melakukan restrukturisasi besar dengan merekrut tokoh penting di dunia AI, termasuk CEO Scale AI, Alexandr Wang. Meta menginvestasikan 14,3 miliar dolar guna membangun tim Meta Superintelligence Labs yang bertugas mengembangkan teknologi AI dengan lebih serius.Zuckerberg sendiri menegaskan bahwa perusahaan akan lebih hati-hati dalam menentukan apa yang akan dibuka sebagai open source untuk meminimalkan risiko keselamatan. Hal ini menjadi langkah untuk menghindari potensi penyalahgunaan dan meningkatkan kontrol atas teknologi AI yang dikembangkan.Terdapat tim khusus bernama TBD Lab yang bekerja sangat dekat dengan Zuckerberg, dengan ruang kerja khusus di dekat kantornya di Menlo Park. Langkah ini menggambarkan betapa pentingnya misi AI bagi Meta dan menandai era baru dalam strategi pengembangan AI mereka.