Apple Ganti Kepala AI, Siap Luncurkan Siri Baru dengan Teknologi Baru Tahun Depan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
02 Des 2025
255 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
John Giannandrea mengundurkan diri sebagai kepala AI di Apple.
Amar Subramanya, mantan eksekutif di Google dan Microsoft, kini memimpin tim AI di Apple.
Apple berencana untuk meluncurkan versi baru Siri yang lebih personal pada musim semi mendatang.
Apple mengalami masa sulit dalam mengembangkan Siri dengan teknologi AI yang canggih. Kepala AI mereka, John Giannandrea, memutuskan untuk mundur dari posisinya setelah mengalami beberapa kendala dalam memimpin proyek yang penting ini. Akibatnya, perusahaan mengambil langkah untuk mengganti pimpinan demi membawa arah baru.
Amar Subramanya, yang sebelumnya bekerja selama 16 tahun di Google dan kemudian di Microsoft sebagai VP AI, diangkat sebagai wakil presiden AI Apple. Dia dipercaya akan mengawasi pengembangan model AI, riset machine learning, serta memastikan keamanan dan evaluasi AI di Apple.
Sebelumnya, Apple sempat menunda peluncuran Siri yang lebih personal karena mengalami kesulitan. CEO Apple, Tim Cook, dilaporkan kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan Giannandrea dalam memimpin tim AI dan Siri, sehingga Mike Rockwell diberi tanggung jawab di bagian tersebut.
Apple akan memperkuat Siri dengan teknologi AI terbaru, termasuk menggunakan versi khusus dari model Gemini buatan Google. Siri yang baru dijadwalkan akan diluncurkan pada musim semi tahun depan, dengan harapan dapat membawa pengalaman pengguna yang lebih baik dan canggih.
Perubahan ini menunjukkan betapa pentingnya AI bagi strategi Apple di masa depan. Dengan pengangkatan Subramanya dan pengawasan dari Craig Federighi, Apple berharap bisa terus berinovasi dan kembali bersaing di pasar asisten digital yang kian kompetitif.
Analisis Ahli
Andrew Ng (Ahli AI dan pendiri Deeplearning.ai)
Pengalihan fokus Apple ke pemimpin yang mengerti integrasi AI dalam produk adalah langkah strategis yang kepada mereka akan membantu mempercepat pembangunan sistem AI yang hampir bisa bersaing dengan pesaing utama seperti Google dan Amazon.Fei-Fei Li (Profesor dan Peneliti AI Stanford)
Apple perlu bukan hanya meningkatkan teknologi AI mereka, tapi juga mengutamakan keamanan dan privasi, area yang telah menjadi keunggulan Apple dibandingkan kompetitor. Penunjukan Amar Subramanya bisa menghadirkan perpaduan inovasi dan pengalaman untuk menjembatani dua aspek ini.
