Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dracin: Demam Drama Pendek China Yang Dominasi Pasar Hiburan Digital Asia Tenggara

Bisnis
Marketing
News Publisher
30 Nov 2025
1259 dibaca
2 menit
Dracin: Demam Drama Pendek China Yang Dominasi Pasar Hiburan Digital Asia Tenggara

TLDR

Dracin mengalami pertumbuhan signifikan dalam unduhan dan pengguna aktif di Asia Tenggara.
Model bisnis dracin yang fleksibel menarik minat pengguna baru.
Drama pendek menjadi format yang efisien dalam bersaing di pasar hiburan digital.
Drama pendek asal China yang dikenal dengan nama dracin kini sedang menjadi tren besar di hampir seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Konten yang durasinya singkat ini awalnya dianggap sebagai hiburan ringan, namun kini telah menggeser pola menonton tradisional yang lebih memilih film dan serial panjang. Perubahan ini terjadi dalam waktu singkat dan menunjukkan perubahan besar dalam kebiasaan konsumsi masyarakat.Menurut laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company, aplikasi drama pendek mencatat lonjakan unduhan yang sangat signifikan pada paruh pertama tahun 2025. Aplikasi dracin kini memiliki pangsa pasar sebesar 56% dari total unduhan platform video-on-demand, meningkat tajam dari 31% pada periode yang sama di tahun sebelumnya.Dari sisi jumlah pengguna aktif, pertumbuhan aplikasi drama pendek juga sangat dramatis, meningkat dari 5% menjadi 17%. Ini berarti ada peningkatan hingga 200% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa semakin banyak pengguna yang memilih menonton konten pendek dibandingkan format panjang.Keberhasilan drama pendek ini juga dipengaruhi oleh faktor efisiensi produksi yang lebih rendah, durasi tontonan yang singkat, dan kesesuaian dengan gaya hidup pengguna yang semakin cepat mengonsumsi konten. Berbagai model monetisasi seperti iklan, pembayaran menggunakan token, dan langganan mikro yang lebih terjangkau juga membantu platform ini menarik lebih banyak pengguna.Dengan tren yang sangat positif dan model bisnis yang adaptif, diperkirakan dracin akan terus menguasai pasar hiburan digital di Asia Tenggara dalam waktu dekat. Industri hiburan harus siap melakukan penyesuaian agar tetap relevan dan mampu bersaing di era hiburan singkat ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.