Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Drone Laut Ukraina Hancurkan Kapal Tanker Rusia Senilai 70 Juta Dolar Di Laut Hitam

Teknologi
Robotika
News Publisher
01 Des 2025
1469 dibaca
2 menit
Drone Laut Ukraina Hancurkan Kapal Tanker Rusia Senilai 70 Juta Dolar Di Laut Hitam

TLDR

Ukraina menggunakan drone laut untuk melawan armada Rusia di Laut Hitam.
Serangan terhadap kapal tanker berpotensi memengaruhi keamanan navigasi di wilayah tersebut.
Turki berupaya menjaga kepentingan ekonominya dan mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik.
Dua drone laut kecil milik Ukraina yang disebut Baby baru-baru ini berhasil menyerang dan menghancurkan dua kapal tanker minyak Rusia di Laut Hitam. Kapal kapal ini diketahui membawa minyak dengan nilai sekitar 70 juta dolar Amerika dan merupakan bagian dari armada bayangan yang mencoba menghindari sanksi internasional.Kapal tanker tersebut bernama Kairos dan Virat, berlayar di bawah bendera Gambia, dan diserang saat mereka melintas di dekat pantai Turki dalam Zona Ekonomi Eksklusif Turki di Laut Hitam. Serangan ini menjadi perhatian khusus karena berpotensi membahayakan keselamatan navigasi, lingkungan, dan stabilitas kawasan.Drone Baby dibuat oleh dinas keamanan Ukraina (SBU) dan didesain sebagai kapal permukaan tanpa awak dengan kemampuan yang terus berkembang. Awalnya sebagai kapal peledak sekali pakai, drone ini sekarang memiliki jangkauan lebih dari 1.500 km, muatan hingga 2.000 kg bahan peledak, dan kemampuan modular untuk misi pengintaian hingga memasang ranjau bawah air.Dalam video yang dirilis, terlihat kapal-kapal Rusia terbakar hebat akibat serangan drone ini. Kru kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Insiden ini menunjukkan efektivitas strategi asimetris Ukraina dalam menghadapi kekuatan laut Rusia yang lebih besar dan teknologi tinggi.Turki mengeluarkan pernyataan kekhawatiran resmi terkait insiden ini, mengingat zona operasi berada di perairannya dan menimbulkan risiko terhadap keamanan serta kepentingan ekonomi negara tersebut. Turki berupaya menjaga dialog dengan pihak terkait agar konflik tidak meluas dan berdampak buruk pada kawasan Laut Hitam.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.