Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada! Malware Baru di Android Curi Data Crypto dan Bank Lewat WhatsApp

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
29 Nov 2025
168 dibaca
2 menit
Waspada! Malware Baru di Android Curi Data Crypto dan Bank Lewat WhatsApp

AI summary

Hindari mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya, terutama melalui WhatsApp.
Selalu aktifkan fitur Play Protect untuk melindungi perangkat dari malware.
Waspadai teknik serangan overlay yang digunakan oleh malware untuk mencuri kredensial.
Baru-baru ini, muncul ancaman malware baru bernama Albiriox yang menargetkan pengguna Android dengan cara sangat berbahaya. Malware ini menyebar melalui pesan WhatsApp yang berisikan tautan ke toko aplikasi palsu. Jika pengguna mengklik tautan tersebut, ponsel mereka bisa diambil alih sepenuhnya, sehingga data penting seperti akun cryptocurrency dan perbankan bisa dicuri dengan sangat mudah.Cara kerja malware ini cukup licik, yaitu dengan memanfaatkan serangan overlay. Artinya, saat pengguna membuka aplikasi perbankan atau dompet crypto yang asli, layar palsu akan muncul di atasnya tanpa diketahu pengguna. Pengguna yang memasukkan data masuk atau password pada layar palsu ini tanpa sadar justru memberikan informasi lengkap kepada penjahat siber.Modus awal malware ini dimulai dari sebuah situs tiruan yang menyerupai Google Play Store, tapi sebenarnya palsu dan digunakan untuk menipu pengguna agar memberikan nomor telepon. Setelah itu, malware akan mengirim tautan penginstalan aplikasi melalui WhatsApp. Tidak ada link langsung di situs tersebut, yang membuat pengguna merasa aman padahal sebaliknya berbahaya.Penting bagi pengguna Android untuk tidak memberikan nomor telepon mereka sembarangan dan tidak mengunduh aplikasi dari link WhatsApp yang tidak resmi. Google sendiri sudah melakukan penguatan keamanan, salah satunya dengan mewajibkan pengembang mendaftarkan identitas mereka sehingga memberikan rasa aman bagi pengguna bahwa aplikasi yang diunduh adalah resmi dan aman.Kesimpulannya, untuk tetap aman dari serangan siber jenis ini, pengguna harus selalu menggunakan Google Play Store sebagai sumber aplikasi dan mengaktifkan Google Play Protect. Mari jaga keamanan ponsel dan data pribadi dengan sikap hati-hati dan pemahaman terkait risiko pemasangan aplikasi dari sumber yang meragukan.

Experts Analysis

Bruce Schneier
Keamanan digital harus menjadi prioritas utama, dan pengguna perlu edukasi lebih dalam mengenali ancaman seperti malware berbasis overlay yang sulit dideteksi.
Mikko Hypponen
Malware yang memanfaatkan aplikasi palsu dan teknik overlay merupakan tren berbahaya yang menuntut peningkatan proteksi baik dari sisi pengembang aplikasi maupun pengguna.
Editorial Note
Serangan seperti Albiriox menunjukkan bahwa keamanan mobile kini menjadi target utama para penjahat siber yang semakin pintar memanfaatkan celah sosial dan teknologi. Pengguna sering meremehkan bahaya sideloading aplikasi, padahal itu adalah pintu masuk utama malware dengan dampak yang sangat serius.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.