Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penggunaan AI dalam Peer Review ICLR 2026: Ancaman Integritas Ilmiah

Teknologi
Kecerdasan Buatan
NatureMagazine NatureMagazine
27 Nov 2025
114 dibaca
2 menit
Penggunaan AI dalam Peer Review ICLR 2026: Ancaman Integritas Ilmiah

Rangkuman 15 Detik

Penggunaan AI dalam tinjauan sejawat semakin meningkat dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan peneliti.
Pangram Labs menunjukkan bukti konkret mengenai tingginya proporsi ulasan yang dihasilkan oleh AI dalam konferensi ICLR 2026.
Penyelenggara konferensi berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan dalam proses tinjauan dengan menggunakan alat deteksi AI.
Konferensi International Conference on Learning Representations (ICLR) 2026 menghadapi masalah besar terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses peer review dan penilaian manuskrip. Banyak peneliti merasa curiga bahwa beberapa review yang mereka terima kemungkinan dihasilkan oleh chatbot atau model bahasa besar (LLM). Graham Neubig, seorang peneliti AI di Carnegie Mellon University, menemukan review yang diduga AI-generated sangat panjang dan berisi permintaan analisis yang tidak biasa di bidang AI dan machine learning. Untuk membuktikan dugaan ini, ia menghubungi Pangram Labs, yang mengembangkan alat deteksi teks AI. Pangram Labs kemudian melakukan analisa besar-besaran terhadap 19.490 studi dan 75.800 peer review yang masuk ke konferensi ICLR 2026. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 21% dari peer review sepenuhnya dibuat oleh AI, dan lebih dari setengahnya mengandung tanda-tanda penggunaan AI. Beberapa manuskrip juga didapati menggunakan AI secara signifikan. Para peneliti lain, seperti Desmond Elliott, mengonfirmasi kecurigaan mereka setelah melihat hasil deteksi ini. Review yang diberikan oleh AI seringkali memberikan evaluasi yang tidak tepat dan bahkan membingungkan penulis, seperti kesalahan dalam menyebutkan hasil numerik. Untuk menjaga kepercayaan dan integritas dalam proses akademik, penyelenggara konferensi berencana menggunakan alat deteksi AI secara otomatis pada masa depan. Mereka juga akan meninjau kembali kebijakan penggunaan AI agar kualitas peer review dan manuskrip tetap terjaga.

Analisis Ahli

Graham Neubig
Peer review yang dihasilkan oleh AI cenderung verbose dan tidak relevan, sehingga mengurangi kualitas penilaian akademik.
Bharath Hariharan
Ini adalah tantangan baru untuk komunitas akademik yang harus diatasi untuk menjaga kepercayaan dalam proses peer review.
Desmond Elliott
AI-generated review bisa memberikan penilaian yang salah dan membingungkan, sangat merugikan penulis.