TLDR
Sonifikasi data adalah alat baru untuk komunikasi perubahan iklim. Pendekatan seni dan musik dapat meningkatkan pemahaman publik tentang isu-isu ilmiah. Keterlibatan berbagai disiplin ilmu dapat menghasilkan solusi yang lebih kreatif dan efektif untuk masalah lingkungan. Perubahan iklim adalah masalah besar yang memengaruhi banyak aspek kehidupan manusia. Namun, sering kali data dan grafik yang digunakan untuk menjelaskan keadaan bumi sulit dipahami oleh berbagai kalangan karena detailnya yang rumit. Harlan Brothers mencoba membuat cara baru lewat data sonifikasi, yang mengubah data menjadi suara agar orang bisa lebih merasakan perubahan tersebut.Harlan Brothers, yang memiliki latar belakang sebagai musisi dan ahli matematika, mempelajari bagaimana pola matematis dapat diubah menjadi musik. Dengan inspirasi dari ilmuwan lain, ia menciptakan cara untuk mentransformasikan data suhu global menjadi nada-nada yang bisa didengar manusia, sehingga orang bisa 'mendengar' perubahan iklim dari waktu ke waktu.Data sonifikasi sendiri merupakan proses yang masih baru dan belum dikenal luas. Namun alat pertama yang bisa disebut sonifikasi adalah Geiger counter yang mengeluarkan bunyi klik berdasarkan tingkat radiasi. Metode modern dari Brothers menggunakan teknologi canggih dan teknik matematika untuk mengubah perubahan suhu tahunan menjadi berbagai nada yang menggambarkan peningkatan suhu bumi.Psikologi juga menjelaskan mengapa metode ini bisa efektif. Efek seperti illusory truth effect dan mere exposure effect menunjukkan bahwa orang lebih mudah menerima dan mempercayai informasi jika disajikan secara berulang dan familiar. Dengan mendengarkan data yang disajikan secara sonifikasi, ini bisa membangun pemahaman dan kesadaran yang lebih dalam akan krisis iklim.Brothers berharap seni, musik, dan sains bisa bekerja sama untuk meningkatkan komunikasi perubahan iklim dan mendorong lebih banyak orang untuk peduli dan bertindak. Itu adalah langkah penting menuju solusi perubahan iklim yang melibatkan berbagai disiplin ilmu dan masyarakat luas.