China Gunakan Robot Humanoid Canggih untuk Otomatisasi Perbatasan dan Industri
Teknologi
Robotika
26 Nov 2025
157 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
UBTech Robotics berhasil mendapatkan kontrak besar untuk menerapkan robot humanoid di perbatasan Tiongkok.
Walker S2 memiliki kemampuan unik untuk mengganti baterai secara otomatis, mendukung operasi terus-menerus.
Inisiatif ini mencerminkan dorongan Tiongkok untuk memanfaatkan AI dan robotika dalam berbagai sektor industri.
UBTech Robotics dari China baru saja mendapatkan kontrak bernilai 264 juta yuan atau setara dengan 37 juta dolar AS untuk mengirimkan robot humanoid Walker S2 ke daerah perbatasan Guangxi, meningkatkan upaya negara ini dalam memanfaatkan teknologi robotik di lingkungan publik dan industri. Pengiriman robot akan dimulai pada bulan Desember dan digunakan di pusat robot humanoid di Fangchenggang, kota pesisir yang berbatasan dengan Vietnam.
Walker S2 adalah robot humanoid tingkat industri yang pertama kali diluncurkan pada Juli lalu dan memiliki kemampuan unik untuk mengganti baterai sendiri secara otomatis dalam waktu sekitar tiga menit. Robot ini dirancang untuk beroperasi selama 24 jam tanpa gangguan manual, mendukung berbagai tugas seperti memberikan panduan kepada para pelancong, mengelola alur orang, mendukung patroli keamanan, menangani logistik, serta membantu layanan komersial di pos pemeriksaan perbatasan dan juga di pabrik-pabrik manufaktur.
Teknologi pada Walker S2 mendukung tingkat presisi tinggi dengan tangan yang sangat luwes dan mampu membawa beban hingga 15 kilogram. Robot ini juga dilengkapi dengan sistem penglihatan stereo yang menyerupai penglihatan manusia dan algoritma penyeimbangan dinamis canggih, memungkinkan mobilitas serta stabilitas yang baik bahkan saat membawa beban berat atau berjalan dengan kecepatan hingga 7,2 km/jam.
Perusahaan UBTech menargetkan produksi robot ini mencapai 10.000 unit per tahun pada tahun 2027, dengan rencana menurunkan biaya produksi secara signifikan seiring peningkatan volume produksi. Selain di perbatasan, teknologi robot humanoid juga mulai digunakan di berbagai sektor lain seperti bandar udara, kantor pemerintahan, patroli polisi kota, serta acara internasional di China.
Langkah ini juga mendapat dukungan resmi dari pemerintah China yang membentuk komite nasional robot humanoid, melibatkan tokoh-tokoh utama dalam bidang robotika. Hal ini menandai percepatan pesat dalam pengembangan dan penerapan teknologi embodied AI yang diharapkan akan merubah cara kerja di sektor industri, keamanan, serta layanan publik secara keseluruhan.
Analisis Ahli
Xiong Youjun
Pengembangan robot humanoid dengan kemampuan swapping baterai sendiri merupakan lompatan teknologi yang penting untuk operasi berkelanjutan dalam lingkungan industri.Michael Tam
Skalabilitas produksi dan penurunan biaya manufaktur akan menjadi kunci sukses komersialisasi robot industri di pasar yang semakin kompetitif.

