Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Warner Music Setujui Lisensi AI untuk Ciptakan Musik dengan Suara Artis

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4mo ago) artificial-intelligence (4mo ago)
26 Nov 2025
249 dibaca
2 menit
Warner Music Setujui Lisensi AI untuk Ciptakan Musik dengan Suara Artis

Rangkuman 15 Detik

Warner Music Group dan Suno telah mencapai kesepakatan lisensi untuk penggunaan suara artis.
Artis yang berpartisipasi akan mendapatkan kontrol dan kompensasi dari penggunaan musik mereka.
Industri musik semakin terbuka terhadap penggunaan teknologi AI dalam penciptaan musik.
Warner Music Group (WMG) telah membuat kesepakatan dengan platform AI musik Suno untuk memungkinkan penggunaan suara dan karya artis yang setuju dalam pembuatan musik AI. Ini berarti pengguna bisa menciptakan lagu-lagu baru menggunakan suara dan karakteristik musisi terkenal yang tergabung dalam program tersebut. Dalam kesepakatan ini, WMG menjamin bahwa para artis memiliki kontrol penuh atas bagaimana nama, suara, dan karya mereka dipakai oleh AI. Meskipun detail kontrol tidak dijelaskan, langkah ini bertujuan untuk melindungi hak dan memberi manfaat finansial bagi para artis yang ikut serta. Suno akan menggunakan musik yang telah berlisensi dari WMG untuk mengembangkan model AI generasi berikutnya yang diharapkan lebih canggih dan mampu menghasilkan musik dengan kualitas lebih baik daripada versi sebelumnya. Suno juga akan mulai mengenakan biaya bagi pengguna yang ingin mengunduh lagu hasil AI mulai tahun depan. Langkah WMG ini juga diikuti oleh sikap serupa dari perusahaan rekaman besar lainnya seperti Universal Music Group dan Sony, yang sebelumnya melayangkan gugatan terhadap platform AI serupa namun kini memilih penyelesaian dengan model lisensi. Hal ini menandakan bahwa industri musik maju ke arah kolaborasi dengan teknologi AI. Pengguna dan pencipta musik diperkirakan akan mengalami pengalaman baru dalam berinteraksi dengan musik, membuka peluang pendapatan baru dan kreativitas yang belum pernah ada sebelumnya, asalkan hak-hak artis tetap dihormati dan dilindungi dengan baik.

Analisis Ahli

Prof. Anindya Kusuma (Ahli Hak Kekayaan Intelektual)
Kesepakatan lisensi ini adalah langkah positif untuk mengintegrasikan teknologi AI sambil tetap menjaga hak cipta dan kontrol para artis, yang merupakan tantangan besar di era digital.
Dr. Sari Wulandari (Peneliti Teknologi Kreatif)
Dengan kolaborasi seperti ini, AI dapat menjadi alat bantu kreatif yang efektif selama peraturan penggunaannya jelas dan transparan untuk semua pihak.