Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Update Peta Gempa 2024: Sesar Baribis Aktif dan Segmentasi Lebih Detail

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
25 Nov 2025
11 dibaca
2 menit
Update Peta Gempa 2024: Sesar Baribis Aktif dan Segmentasi Lebih Detail

Rangkuman 15 Detik

Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia tahun 2024 menunjukkan peningkatan jumlah segmen megathrust.
Identifikasi sesar baru dan yang sudah ada sangat penting untuk mengurangi risiko bencana gempa.
Perlu adanya penelitian dan pemetaan yang terus menerus untuk memahami dinamika sesar di Indonesia.
Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 memperbarui data penting mengenai segmen gempa megathrust. Jumlah segmen ini bertambah dari 13 menjadi 14, dengan segmentasi yang lebih rinci terutama di wilayah Sumatra dan Jawa. Perubahan ini dilakukan untuk memperbaiki akurasi peta dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa. Salah satu penemuan penting dalam peta terbaru ini adalah sesar Baribis di utara Jawa yang ternyata masih aktif. Sebelumnya, diketahui sesar aktif hanya di bagian selatan Jawa. Penemuan ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan evaluasi risiko di wilayah tersebut. Jumlah sesar yang teridentifikasi juga meningkat dari 295 menjadi 401 sesar. Banyak sesar baru ini merupakan cabang-cabang kecil atau sesar yang tersegmentasi dengan pola yang tidak lurus. Data ini menunjukkan bahwa potensi gempa di Indonesia sangat kompleks dan membutuhkan pemetaan yang detail. Meski ada penemuan sesar baru, sebagian besar sesar tersebut memiliki laju pergeseran (slip rate) kecil, yang berarti potensi gempa dari sesar-sesar ini kemungkinan tidak sebesar megathrust besar. Namun, sesar baru ini penting untuk dipantau agar dapat mengantisipasi gempa yang mungkin terjadi secara tidak terduga. Pentingnya pembaruan peta ini juga didasari oleh pengalaman bahwa beberapa sesar baru diketahui hanya setelah gempa terjadi. Oleh karena itu, pemantauan dan pembaruan peta sesar secara berkala sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mitigasi dan ketahanan infrastruktur di Indonesia.

Analisis Ahli

Sri Widiyantoro
Segmentasi megathrust lebih detail membantu memahami potensi gempa, dan meskipun beberapa sesar baru ditemukan, slip rate yang kecil pada sesar tersebut menandakan magnitudo gempa yang relatif lebih kecil dari sesar utama.