Pixel 10 Kini Bisa AirDrop ke Apple, Mudahkan Berbagi File Lintas Sistem
Teknologi
Gadgets dan Wearable
21 Nov 2025
198 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Google berhasil mengintegrasikan fitur AirDrop untuk ponsel Pixel 10, meningkatkan interoperabilitas antara Android dan iOS.
Meskipun fitur ini sangat berguna, ada kemungkinan Apple dapat menghentikannya di masa depan.
Regulasi dari Uni Eropa berperan penting dalam mendorong interoperabilitas dalam teknologi.
Google baru saja merilis fitur yang memungkinkan ponsel Pixel 10 untuk menggunakan AirDrop dan berkomunikasi langsung dengan perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan MacBook. Ini hal langka dan sangat dinanti karena biasanya perangkat Android dan Apple sulit untuk saling bertukar file secara cepat dan mudah.
Sebelum adanya fitur ini, pengguna Android biasanya harus mengirim file lewat aplikasi seperti Slack atau menyimpan di Google Drive agar bisa diakses di perangkat Apple. Dengan AirDrop sekarang bisa langsung dari Pixel 10, itu sangat memudahkan banyak orang yang bekerja dengan perangkat campuran.
Fitur ini aktif lewat pembaruan sistem yang sudah mulai tersedia untuk Pixel 10 Pro dan 10 Pro XL. Pengguna harus mengatur perangkat Apple supaya terlihat dalam mode 'visible to all' supaya bisa menerima file dari Pixel. Setelah dicoba, semua proses pengiriman dan penerimaan file berjalan lancar.
Walau begitu, ada kekhawatiran Apple bisa saja menghentikan fitur ini karena mereka terkenal menjaga ekosistem tertutupnya. Namun, adanya tekanan dari Uni Eropa yang mengharuskan interoperabilitas bisa membuat fitur ini tetap bertahan dan bahkan bisa meluas ke perangkat Android lain selain Pixel 10.
Kesimpulannya, hadirnya AirDrop di Android adalah kemajuan besar di dunia teknologi yang bisa menyatukan dua sistem operasi besar. Ini membuat aktivitas berbagi file antar perangkat jadi lebih mudah, praktis, dan cepat tanpa harus lagi bergantung pada cloud atau aplikasi tambahan.
Analisis Ahli
Mishaal Rahman
Fitur ini menandai kemajuan besar dalam interoperabilitas perangkat seluler, menunjukkan bahwa integrasi lintas platform kini lebih mungkin tanpa adanya hambatan teknis berarti.Rick Osterloh
Startup teknologi harus fokus pada pengalaman pengguna dan inovasi praktis; interoperabilitas seperti ini bisa menjadi faktor pendorong persaingan sehat di pasar ponsel.
